Kepada Yang Mau Dipakai, Tuhan Nyatakan Kemuliaan-Nya

BACAAN HARI INI
2 Raja-Raja 2:19-22

RHEMA HARI INI
2 Raja-Raja 2:21 Kemudian pergilah ia ke mata air mereka dan melemparkan garam itu ke dalamnya serta berkata: “Beginilah firman TUHAN: Telah Kusehatkan air ini, maka tidak akan terjadi lagi olehnya kematian atau keguguran bayi.”
Pagi itu Anna menerima telepon dari Rosie, sepupunya yang tinggal di kota lain. Sambil sesenggukan Rosie mengabarkan bahwa saat ini ia sedang dirawat di rumah sakit. Sudah tiga hari ia tidak bisa tidur, kalut dengan berbagai permasalahan yang dihadapinya. Dengan sabar Anna mencoba menenangkan Rosie. Ia mendoakan Rosie melalui telepon. Karena jarak yang jauh, Anna tidak bisa segera menjenguk Rosie. Namun Anna terus menguatkan Rosie dengan mengiriminya link Youtube pujian dan khotbah Keluarga Allah. Ia berharap, melalui hal itu Rosie bisa selalu dekat dengan Tuhan dan tetap mengandalkan-Nya untuk menghadapi persoalan yang sedang dihadapinya.

Di Yerikho, Elisa mendemonstrasikan kuasa Tuhan yang luar biasa untuk mengatasi keguguran bayi yang selalu terjadi. Dengan garam yang ditaruh dalam sebuah pinggan yang baru, lalu garam dilemparkan ke mata air disertai deklarasi profetik. Dan air pun menjadi sehat, tidak ada lagi kematian dan keguguran. Penduduk Yerikho selamat dari permasalahan yang selama ini mereka hadapi. Mereka menyaksikan betapa besar kuasa Tuhan yang mengatasi kematian, penyakit, kutuk, kesedihan, dan kekhawatiran yang telah lama membelenggu hidup mereka.

Seperti halnya pinggan baru dan garam yang menjadi alat untuk memanifestasikan kuasa Tuhan dalam kisah Elisa di Yerikho, demikian pula kita. Sama halnya dengan Anna yang berusaha untuk memberikan kekuatan kepada Rosie. Kita sebagai anak-anak Tuhan adalah garam dan terang dunia, ketika ditaburkan di satu tempat maka di situ kemuliaan Tuhan menjadi nyata dan kesembuhan serta pemulihan akan terjadi. Karena itu marilah kita persiapkan diri kita masing-masing. Dimanapun Tuhan menaburkan kita, maka tempat itu akan mengalami pemulihan. Dimanapun Tuhan menempatkan kita, maka di tempat itu akan mulai mengalami mujizat. Itulah konsekuensi jika kita sebagai agen pembawa kemuliaan Tuhan. Itulah konsekuensi jika hidup kita menjadi perabot emasnya Tuhan. Kesakitan, kutuk, kegagalan, keterpurukan, dan semua hal yang tidak berasal dari Tuhan, akan lenyap saat kita datang. Sebab ada terang kemuliaan Tuhan di dalam kita yang mau dipakai Tuhan.

RENUNGAN
Saat Tuhan MEMAKAI kita untuk MENYATAKAN kemuliaan-Nya, KESEMBUHAN dan PEMULIHAN akan terjadi.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menjadi terang dan garam bagi lingkungan dimana Anda di tempatkan? Dengan cara bagaimana?
2. Jika belum, berdoalah minta pada Tuhan untuk dipakai sebagai perabot emasnya Tuhan.
3. Bagaimana cara Anda mempersiapkan diri untuk bisa dipakai Tuhan?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus, kami bersyukur Engkau berkenan memakai hamba-Mu ini sebagai terang dan garam dimanapun kami berada. Kami serahkan hidup kami sebagai alat-Mu. Menjadi saksi dan bukti cinta kasih Tuhan dalam hidup ini. Kiranya Nama-Mu semakin dimuliakan melalui hidup kami yang sungguh-sungguh rindu melayani-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.