Kepenuhan Roh Kudus Yang Memanifestasikan Karya Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 4:7-33

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 4:31 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Dalam perjamuan makan resmi atau pesta sering kali dihidangkan anggur oleh tuan rumah. Bila diminum terlalu banyak, kita pun bisa mabuk. Satu hal yang menarik, ada kesamaan antara kepenuhan Roh Kudus dan mabuk anggur. Yaitu sama-sama dipengaruhi atau dikuasai. Perbedaannya adalah orang yang penuh Roh Kudus pasti menunjukkan buah roh, salah satunya adalah penguasaan diri. Sedangkan orang yang mabuk anggur justru kehilangan penguasaan diri.

Kepenuhan Roh Kudus adalah suatu kondisi ketika Roh Kudus berdaulat dan menguasai seluruh hidup manusia. Allah yang berkuasa dalam setiap aspek kehidupan kita. Apa yang kita rasakan, pikirkan, dan inginkan adalah kepentingan Allah. Tidak ada lagi tentang kita, tetapi semua adalah tentang Allah. Seperti ketika Petrus dan Yohanes mendapat ancaman dari imam besar dan pemimpin-pemimpin Yahudi, para rasul berdoa bersama-sama dengan mereka dan Tuhan mencurahkan Roh Kudus sampai mereka semua kepenuhan Roh Kudus. Perubahan besar pun terjadi atas mereka. Yang tadinya gentar, takut, dan lebih suka memelihara keamanan pribadi mereka sendiri daripada memikirkan rencana Allah, setelah Roh Kudus turun, mereka jadi berani bersaksi dan tidak lagi hidup bagi diri sendiri tetapi bagi Kristus.

Kepenuhan Roh Kudus bukan hanya untuk rasul atau nabi, tetapi setiap manusia diciptakan dengan kapasitas untuk menerima kepenuhan Roh Kudus. Syaratnya, belajar taat sepenuhnya pada perkataan Tuhan, hidup senantiasa dalam kekudusan dan pertobatan. Pakailah juga hidup kita untuk melayani Tuhan. Makin banyak kita mengalami kepenuhan Roh Kudus, maka semakin nyata manifestasi kuasa Allah dalam dan melalui kita. Ketika kita dipenuhi Roh Kudus, sesungguhnya kita tengah menerima impartasi Roh Allah atau elemen sorgawi. Segala yang sakit atau tidak berfungsi, baik jasmani maupun rohani, diperbaharui oleh karya Roh Kudus yang memenuhi hidup kita. Roh kita akan makin bertumbuh, makin lama makin penuh dengan kuasa Allah. Saat itulah, mujizat kesembuhan besar akan bermanifestasi dalam hidup kita. (PF)

RENUNGAN
Terima KEPENUHAN ROH KUDUS agar MANIFESTASI KARYA ALLAH atas kesembuhan ilahi semakin NYATA dalam dan melalui hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah Anda pernah mengalami kepenuhan Roh Kudus? Apa yang Anda rasakan?
2. Apa manifestasi dari kepenuhan Roh Kudus yang sudah Anda alami dalam hidup Anda?
3. Apa yang harus Anda lakukan supaya hidup Anda senantiasa dipenuhi dengan Roh Kudus?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, ampunilah kami bila dalam keseharian kami masih saja melakukan kesalahan, walaupun kami ingin senantiasa hidup kudus dan selalu berjalan dalam tuntunan-Mu. Roh Kudus penuhilah kami, berkuasalah sepenuhnya dalam hidup kami. Peganglah kendali atas pikiran, perkataan dan perbuatan kami agar selaras dengan rencana dan kehendak-Mu atas hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.