Kerja Besar Untuk Mujizat Besar

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Amsal 10:3-22

RHEMA HARI INI
Amsal 10:4 Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.

Jack Ma lahir di keluarga miskin yang menjadi korban revolusi kultural di China. Namun, ia tidak mau menerima nasib begitu saja. Sejak kecil, ia sering mengantarkan turis asing tanpa dibayar dengan tujuan belajar bahasa Inggris. Setelah dewasa, ia pernah 30 kali melamar pekerjaan dan semuanya ditolak. Ia bahkan pernah mencoba melamar sebagai pelayan di KFC bersama 33 orang lainnya. 33 orang itu diterima bekerja, hanya Jack Ma yang ditolak. Seolah semua pintu tertutup baginya. Akhirnya, ia hanya bisa menjadi guru sekolah dengan gaji 10 dolar Amerika per bulan.

Tahun 1995, dunia mulai mengenal internet. Jack Ma pun mendapatkan ide besar untuk mengembangkan pasar online. Tidak ada seorang pun yang merespon idenya itu, semua orang memandangnya aneh. Terlebih lagi karena sebelumnya ia pun tak tahu apa-apa tentang komputer. Meski demikian, Jack Ma tidak menyerah. Meski berkali-kali gagal dan kehabisan uang, ia terus mencoba mengembangkan idenya. Akhirnya, ia berhasil membangun platform jual beli online AliBaba. Saat ini, nilai AliBaba diperkirakan melebihi facebook. Dalam transaksi harian, AliBaba pun berhasil melampaui e-Bay dan Amazon. Suatu kali ia berkata, “Saya hanya ingin cari kerja, tapi karena tidak dapat, maka saya yang ciptakan sendiri pekerjaan itu.” Ya, AliBaba merajai pasar perdagangan online dunia, karena Jack Ma berani bermimpi besar dan mau bekerja besar.

Satu hal perlu kita sadari, Tuhan berkenan pada tangan-tangan yang rajin. Jika orang dunia saja diperkenan-Nya untuk meraih kesuksesan sedemikian rupa, terlebih lagi seharusnya anak-anak-Nya. Masalahnya, ketika kita mengharapkan tuaian mujizat keuangan besar, sudahkah kita menaburkan benih yang disertai dengan iman? Percayalah, jika kita sungguh-sungguh dalam apa yang kita kerjakan, meski saat menabur kita harus melakukannya sambil bercucuran air mata, Tuhan berjanji bahwa Dia yang akan memberikan kita tuaian mujizat besar. Amin.

RENUNGAN
Kalau kita ingin MUJIZAT BESAR, kita harus komit KERJA BESAR, sebab mujizat adalah MILIK ORANG RAJIN, bukan orang malas.

APLIKASI
1. Mujizat besar apa yang tengah Anda nantikan saat ini?
2. Tuhan pasti memberkati anak-anak-Nya, tetapi mengapa Dia ingin Anda kerja besar sebelum Anda mendapatkan mujizat besar-Nya?
3. Apa saja langkah-langkah yang akan Anda buat untuk mulai bekerja besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih Engkau selalu memperhatikan kehidupan kami. Kami percaya, saat kami terus bertekun dalam pekerjaan kami, Engkau tidak akan tinggal diam saja. Engkau yang menimbang setiap kerja keras kami, dan pada waktunya, seperti orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, kami akan menuai dengan sorak-sorai. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.