Kesehatan Kita Di Mata Tuhan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Amsal 4:20-27

RHEMA HARI INI
Amsal 4:20-22 Hai anakku, perhatikanlah perkataanku, arahkanlah telingamu kepada ucapanku; janganlah semuanya itu menjauh dari matamu, simpanlah itu di lubuk hatimu. Karena itulah yang menjadi kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dan kesembuhan bagi seluruh tubuh mereka.

Saat itu adalah pertengahan musim pertandingan bisbol tahun 1974, dan karier Tommy John sebagai pelempar sedang menanjak. Namun, tiba-tiba saja ia merasa sikunya tertusuk-tusuk, seolah-olah lengannya terlempar bersamaan dengan bola yang dilemparkannya dalam pertandingan. Hal yang paling ditakuti pemain bisbol pun menimpanya. Sikunya cedera dan bagian ligamen yang menyatukan kedua tulang lengannya telah aus sama sekali. Pada masa itu, menjalani operasi sama saja artinya dengan berakhirnya karier di lapangan. Namun, ia tetap percaya bahwa “bagi Allah tidak ada yang mustahil” (Luk. 1:37). Setelah menjalani prosedur rekonstruksi di meja operasi, John memulai merehabilitasi tangannya. Awalnya terasa sulit, tetapi ia tetap mengulang-ulang rhema firman dalam hatinya. Akhirnya, yang dianggap mustahil pun terjadi. John kembali lagi sebagai pelempar. Cederanya bukan hanya sembuh, tetapi kariernya pun semakin cemerlang. Kemenangan yang diraihnya setelah cederanya dipulihkan jauh lebih banyak daripada sebelumnya.

Dunia boleh berkata mustahil, tetapi tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Dia Allah Mahabisa dan Mahakuasa. Tuhan memilih kita, bukan hanya untuk memberikan keselamatan kekal, tetapi juga memastikan keadaan kita baik. Dia bukan hanya peduli pada kehidupan kita di kekekalan nanti, tetapi juga di kehidupan fana kita saat ini. Tuhan menginginkan kita bukan hanya terjamin hidup kekal dengan keselamatan saja, tetapi juga hidup sukses penuh keberhasilan dan kesehatan yang prima dengan tubuh jasmani kita.

Ingatlah, keselamatan dan kesehatan tubuh adalah anugerah dari Tuhan. Menjaga hidup kudus dan hidup dekat dengan Tuhan membuat kita ada terus dalam keselamatan-Nya. Menjaga pola makan dan pola hidup sehat akan membuat tubuh kita selalu bugar. Kedua hal itu adalah tanggung jawab kita. Bagian yang harus kita perjuangkan. Percayalah, segala bentuk kesakitan yang ada dalam tubuh kita, Tuhan mampu menyembuhkannya, sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil. Cepat atau lambat, mujizat kesembuhan besar pasti kita terima.

RENUNGAN
Bukan hanya KESELAMATAN yang sangat PENTING DI MATA TUHAN, tetapi juga KESEHATAN kita.

APLIKASI
1. Mengapa kesehatan Anda juga penting bagi Tuhan?
2. Apakah selama ini Anda menganggap kesehatan Anda sendiri penting, seperti keselamatan Anda penting?
3. Bagaimana Anda akan melakukan bagian Anda dalam menerima mujizat kesembuhan besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih karena Engkau tidak pernah lalai memelihara kesehatan kami. Ajarkan setiap kami untuk melakukan bagian kami dalam menjaga kesehatan yang Engkau percayakan kepada kami, agar mujizat kesembuhan besar itu bisa kami terima. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.