Ketakutan Berlebih Membuat Gagal Mencapai Impian Ilahi [SIANG]

BACAAN HARI INI

2 Timotius 1:3-18

RHEMA HARI INI

2 Timotius 1:7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Pada abad ke-19, beberapa penginjil di Guyana-Belanda, yang sekarang disebut Suriname, ditugaskan untuk memperkenalkan Injil kepada penduduk asli sebuah pulau di dekat situ. Sebagian besar penduduknya menjadi budak di perkebunan-perkebunan besar yang terdapat di pulau tersebut. Pemilik-pemilik tanah rupanya takut Injil akan membawa akibat yang tidak baik bagi kehidupan mereka. Mereka pun tidak mengijinkan para penginjil itu berkhotbah kepada penduduk ataupun berbicara dengan para budak. Mereka hanya memperkenankan para budak berbicara dengan penduduk setempat dan budak-budak lainnya. Para penginjil lalu menjual diri sebagai budak agar mereka dapat menyampaikan Injil kepada mereka. Akhirnya sebagai budak yang bekerja keras dalam keadaan yang sulit di daerah yang panas, mereka berhasil menyampaikan Kabar Keselamatan. Dan hari ini jumlah orang percaya di Suriname, mencapai sekitar 48% dari jumlah penduduk.
Ketakutan yang berlebihan adalah salah satu penyebab sebagian orang gagal mencapai impian ilahi yang Tuhan berikan dalam hidupnya. Seperti para pemilik tanah di atas, ketakutan mereka membuat gereja sulit berkembang pada awalnya. Jika kita sebagai anak Tuhan mengijinkan ketakutan mendominasi hati kita, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk dipakai oleh Tuhan. Mungkin kita takut untuk mengambil langkah masuk dalam pelayanan karena takut repot atau takut tidak bisa melakukan tugas tanggung jawab. Takut untuk membuka komsel karena kuatir tidak bisa menghandel komsel dan anggota-anggotanya. Takut untuk meresponi panggilan apostolik karena merasa tidak bisa menginjil. Tidak berani mengundang atau mengajak jiwa baru karena takut disalah mengerti.
Sebenarnya, ketakutan kita itu adalah ketakutan yang terlalu berlebihan, sebab apa yang kita takutkan hanyalah hasil imajinasi kita yang belum tentu menjadi kenyataan. Bahkan sejatinya, Allah memberikan kepada kita BUKAN ROH KETAKUTAN, melainkan roh yang MEMBANGKITKAN KEKUATAN, KASIH dan KETERTIBAN (2 Tim 1:7). Saat ketakutan mulai merayapi hati, masuklah dalam doa. Mintalah pertolongan Roh Kudus yang akan memberi kita KEBERANIAN ILAHI untuk menunaikan panggilan hidup kita, yaitu memberitakan Injil dan selamatkan jiwa. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN

Jangan takut, sebab KETAKUTAN yang berlebihan bisa menyebabkan kita GAGAL MENCAPAI impian ilahi yang Tuhan berikan.

APLIKASI

  1.  Ketakutan terhadap apakah yang Anda alami dalam meresponi panggilan apostolik ini?
  2. Apa akibat yang muncul ketika Anda menuruti perasaan takut Anda?
  3. Bagaimana Anda seharusnya bertindak ketika rasa takut menghalangi Anda mencapai impian ilahi yang Tuhan berikan atas hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Bapa, kami datang ke hadirat-Mu untuk meminta kekuatan dan pengurapan dalam kegerakan apostolik ini. Beri kami keberanian ilahi supaya kami bergerak dengankekuatan penuh, dengan kuasa dan otoritas yang dari pada-Mu, untuk memberitakan Injil dan merebut jiwa-jiwa bagi perluasan Kerajaan-Mu di atas bumi. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!