KITA ADALAH ANAK-ANAK TUHAN YANG PENUH KUASA

RHEMA HARI INI

Yohanes 14:12a Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu.

Tidak lama setelah dibuka pada tahun 1924, Dallas Theological Seminary menghadapi kesulitan keuangan besar. Para kreditor bergabung bersama dan berencana melakukan penyitaan aset. Pagi di hari penyitaan itu seharusnya dilaksanakan, para pemimpin yayasan berdoa bersama. Salah satu yang hadir adalah Harry Ironside, yang berdoa profetik, “Tuhan, ribuan ternak di bukit adalah milik-Mu. Tolong juallah beberapa diantaranya dan kirimkan uangnya kepada kami.”

Selagi mereka berdoa, seseorang bertubuh jangkung berjalan masuk dan berkata kepada pegawai kantor Yayasan, “Saya baru saja menjual dua truk penuh ternak. Saya berusaha melakukan transaksi bisnis tetapi gagal. Saya lalu terdorong untuk memberikan uangnya kepada seminari ini. Saya tidak tahu apakah kalian membutuhkannya, tetapi inilah ceknya.” Dengan segera hal tersebut disampaikan kepada pengurus Yayasan di ruang dimana kebaktian doa tersebut berlangsung. Tatkala Dr. Chafer melihat cek itu, ia terkejut. Pemberian itu besarnya tepat sejumlah hutang mereka. Penandatangan pada cek itu adalah Ft. Worth, Peternak terkemuka. Dr. Chafer mengumumkan dengan sukacita, “Harry, Tuhan menjual ternaknya untuk kita.”

Salah satu dampak negatif selama pandemi ini adalah gagalnya kita melihat Kuasa Allah yang ada pada kita. Pandemi ini membuat banyak dari kita berpikir bahwa kita adalah pribadi yang lemah dan tidak berdaya. Pola pikir yang salah membuat kita kehilangan kepercayaan diri ilahi dan jati diri kita yang sesungguhnya. Kita lupa bahwa kita adalah anak-anak Tuhan yang penuh kuasa. Kita di ciptakan untuk memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan. Hari ini kita harus bangkit, sadari dan lihatlah siapa diri kita yang sebenarnya. Bahwa ada kuasa dan mujizat Tuhan dalam diri dan perkataan kita, anak-anak-Nya.

RENUNGAN

SADARI dan LIHATLAH diri kita sebagai ANAK-ANAK TUHAN yang PENUH KUASA.

APLIKASI

1. Bagaimana Anda memandang diri Anda selama ini?
2. Apa yang seringkali membuat Anda gagal menyadari dan melihat diri Anda sebagai anak-anak Tuhan yang penuh kuasa?
3. Apa perbedaan yang Anda rasakan setelah Anda menyadari dan melihat jati diri Anda yang sebenarnya?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, oleh kasih dan anugerah-Mu, Engkau telah menjadikan kami anak-anak-Mu. Tolong kami untuk senantiasa menyadari dan melihat kuasa yang telah Kau berikan kepada kami, serta menggunakannya untuk melakukan rencana-Mu dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!