Kita Berhak Menerima Berkat Keluarga Abraham

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kejadian 28:10-22

RHEMA HARI INI
Kejadian 28:14 Keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.

Sudahkah Saudara mengalami mujizat pemulihan keluarga? Bersyukurlah jika keluarga Saudara sudah dipulihkan, karena setelah dipulihkan, keluarga kita akan dibawa Tuhan ke level selanjutnya yang luar biasa. Tahukah Saudara bahwa ada suatu rencana Tuhan yang luar biasa hebat yang hanya bisa kita lakukan begitu keluarga kita dipulihkan? RencanaNya itu abadi, sudah dinyatakanNya sejak zaman Abraham dan akan terus berlangsung. Pada waktu itu Tuhan berjanji, Abraham akan menjadi bapa bagi banyak bangsa dan akan menjadi berkat bagi semua kaum di bumi.

Sejarah Alkitab mencatat bahwa janji Tuhan kepada Abraham itu berlaku abadi bagi semua keturunannya. Janji-janji Allah kepada Abraham diteruskanNya kepada Yakub seperti yang diceritakan di dalam kitab Kejadian 28:13-15. Setelah Yakub, janji itu berlanjut diberikan kepada Yusuf, dan seterusnya sampai kepada Kristus. Paulus dalam tulisannya di Galatia 3:27-29 menegaskan bahwa semua orang yang dibaptis dalam Kristus adalah milik Kristus, yang menjadi keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah.

Janji Tuhan kepada Abraham adalah bagian dari rencanaNya untuk semua bangsa. Tuhan telah menjadikan Abraham sebagai bapa banyak bangsa dan menjadi menjadi berkat bagi semua kaum di bumi. Keturunannya yang menjadi seperti debu tanah banyaknya bermula dari adanya sebuah keluarga yang hebat. Itulah cara Tuhan. Tuhan sudah menetapkan bahwa Abraham akan menjadi orang yang hebat, maka selain membangun imannya, Tuhan juga membangun keluarga Abraham menjadi keluarga yang hebat. Keluarga Abraham yang hebat menghasilkan keturunan yang hebat. Kita bersyukur, oleh karena Kristus, kita telah menjadi keturunan Abraham yang juga berhak menerima semua janji Tuhan. Bersukacitalah karena Tuhan juga akan membangun kita dan keluarga kita menjadi pribadi hebat dan keluarga hebat. Inilah waktunya berkat Tuhan akan turun melimpah bagi keluarga kita untuk melaksanakan rencanaNya yang luar biasa.

RENUNGAN
Semua yang Allah lakukan bagi ABRAHAM, Allah juga akan lakukan bagi KITA DAN KELUARGA kita.

APLIKASI
1. Mengucap syukurlah atas keluarga Saudara karena sejak semula sudah ditentukan Tuhan untuk menjadi keluarga yang hebat!
2. Berdoalah agar Tuhan memakai Saudara untuk membangun keluarga Saudara!
3. Lakukakanlah doa profetik atas keluarga Saudara supaya keluarga Saudara menjadi keluarga yang hebat yang akan menjadi alat Tuhan untuk menggenapi rencanaNya!

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, kami mengucap syukur karena Engkau Allah yang besar dan besar rencana-Mu bagi keluarga kami. Bangkitkan iman kami, ya Roh Kudus, agar kami dapat menarik mujizat pemulihan keluarga yang sudah Tuhan janjikan bagi keluarga kami. Ini keluarga kami, perbuatlah sesuai dengan kehendak-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.