Komitmen Bayar Harga Untuk Masuk Kegerakan Besar

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Matius 16:13-27

RHEMA HARI INI
Matius 16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Sly, demikianlah panggilan seorang anak yang dilahirkan di New York tahun 1946. Keluarga Sly sangatlah miskin. Akibat kelahiran yang tidak lancar, ia mengalami kelainan syaraf di bagian mukanya. Ia juga berbicara gagap. Kerap kali ia diejek teman-temannya karena kecacatan wajahnya. Karena kekuranganya, di usia remaja, Sly pernah dimasukkan ke sekolah kebutuhan khusus. Walaupun demikian, ia bermimpi untuk menjadi seorang aktor.

Saat dewasa, Sly berusaha mewujudkan mimpinya dengan mengikuti audisi-audisi, tetapi selalu gagal. Penolakan pun diterimanya sebanyak 1.500 kali. Namun ia tetap gigih berusaha hingga akhirnya ia menerima peran sebagai figuran. Meski selama bertahun-tahun kariernya tidak beranjak, ia tetap mendedikasikan dirinya untuk dunia peran. Sampai di tahun 1976, tepat saat Sly berusia 30 tahun, ia mengalami terobosan besar. Sly berhasil menjadi pemain utama sekaligus penulis dalam sebuah film berjudul “Rocky”. Film tersebut meledak dan membuatnya terkenal. Setelah Rocky, kesuksesan terus dialaminya beberapa dekade selanjutnya. Ia pun berhasil menjadi aktor pencetak box office terbesar di dunia sepanjang tahun 1970 hingga 1990. Penghargaan seperti Oscar, Golden Globe, Lifetime Achievement Award, Honorary Cesar juga pernah diraihnya. Sly tidak lain adalah aktor terkenal Sylvester Stallone.

Untuk mencapai sesuatu yang besar tentu ada perjuangan yang besar. Perjuangan tentu tidak mudah dan sering kali kita harus meninggalkan zona nyaman. Tidak jarang, kita akan menemui kegagalan dan ketidakpastian. Namun, dengan iman kita terus melangkah. Itulah harga yang harus terus kita bayar. Begitu pula dengan kegerakan besar yang tengah terjadi di tengah-tengah kita. Tidak setiap kali terasa mudah bagi kita. Ada kalanya kita harus mendorong diri kita sedemikian keras untuk terus berjuang. Sekali kita berhenti bayar harga, kita pun bisa ketinggalan. Ya, jangan pernah menyerah. Ini waktunya untuk hal yang lebih besar. Jangan berhenti, sampai great revival benar-benar terjadi, dalam hidup kita dan juga di tengah-tengah kita. (LEW)

RENUNGAN
Harus berani KOMITMEN BAYAR HARGA untuk ikut masuk dalam KEGERAKAN BESAR.

APLIKASI
1. Harga apa yang perlu Anda bayar untuk dapat masuk dalam kegerakan besar yang kini sudah mulai terjadi di tengah-tengah kita?
2. Adakah penghalang bagi Anda untuk terus membayar harga? Sebutkan!
3. Bagaimana agar Anda bisa terus komitmen membayar harga?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih untuk setiap keadaan yang kami alami saat ini. Kami mau mengalami lompatan yang besar seperti Yusuf, Daud, dan seperti Engkau ya, Yesus. Kami percaya kami dan gereja kami pasti akan mengalami sesuatu yang lebih besar. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.