Konsisten Deklarasikan Rhema Firman Dengan Setia

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yehezkiel 37:1-14

RHEMA HARI INI
Yehezkiel 37:7 Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.

Ada kuasa yang melebihi dugaan manusia dalam perkataan. Dr. Masaru Emoto bersama temannya seorang ahli sains, Kazuya Ishibashi, berhasil menemukan bahwa air yang terus-menerus menerima perkataan yang sama dalam jangka waktu tertentu, ternyata sanggup merespon sesuai dengan perkataan yang diucapkan. Bila perkataan itu baik, molekul-molekul Kristal yang indah akan terbentuk. Namun, bila perkataan itu buruk, molekul yang terbentuk pun tampak buruk. Berdasarkan penemuan tersebut, kita dapat menarik pelajaran bahwa jika dunia ilmu pengetahuan yang bersifat natural saja bisa mengerti dan menyadari, serta berhasil memanifestasikan kuasa dengan kata-kata, bukankah seharusnya terlebih lagi anak-anak Tuhan yang juga hidup di alam supranatural? Namun pada kenyataannya, tidak sedikit anak-anak Tuhan yang menjadi tidak berdaya karena luka batin. Padahal mereka punya potensi dan kuasa yang amat besar, bahkan tidak terbatas, dalam deklarasi profetik untuk mengalami kesembuhan dari luka batin.

Dalam Yehezkhiel 37, kita dapat melihat betapa Tuhan sangat ingin anak-anak-Nya menyadari dahsyatnya kuasa bernubuat atau deklarasi profetik, bila diperkatakan dalam tuntunan Roh Kudus. Kita juga dapat melihat begitu antusiasnya Tuhan untuk mengajari anak-anak-Nya mempraktikkan deklarasi profetik. Sampai-sampai Dia harus mengutus Roh-Nya sendiri kepada Yehezkhiel untuk melatihnya mengayunkan pedang rhema firman melalui nubuat atau deklarasi profetik kepada tulang-tulang yang sudah kering, agar hidup kembali dan membentuk barisan tentara Allah yang amat besar. Secara akal pikiran manusia dan ilmu pengetahuan manapun itu adalah hal yang mustahil.

Oleh karena itu, mari anak-anak Tuhan, kita tidak hanya menyadari, tetapi juga bangkit dan dengan konsisten mendeklarasikan rhema firman yang Tuhan berikan dengan setia. Sehingga kita dapat melihat bagaimana Tuhan memanifestasikan kuasa-Nya, dan mengubah yang putus asa menjadi penuh kuasa, yang bermasalah menjadi penuh kemuliaan Allah.

RENUNGAN
Jika kita konsisten MENDEKLARASIKAN RHEMA FIRMAN yang Tuhan berikan dengan setia, kita akan melihat Tuhan MEMANIFESTASIKAN KUASA-NYA.

APLIKASI
1. Apa yang harus Anda lakukan, agar Anda dapat melihat kuasa Tuhan dimanifestasikan dalam hidup Anda?
2. Sudahkah Anda mendeklarasikan rhema firman yang Tuhan berikan dengan setia?
3. Apa saja manifestasi kuasa Allah yang telah Anda terima selama Anda mempraktikkan deklarasi profetik dengan setia? Coba tuliskan!?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas kuasa deklarasi profetik yang Engkau nyatakan bagi kami. Ajar kami untuk mendeklarasikan setiap rhema firman Tuhan yang Engkau berikan dengan setia, sehingga kami dapat melihat manifestasi kuasa Allah terjadi di hidup kami, dan mengubahkan yang berputus asa menjadi penuh kuasa dan mengalami kesembuhan dari luka batin. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.