Kuasa Dan Karakter

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 12:1-8

RHEMA HARI INI
Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

Coba Anda bayangkan, apakah yang akan terjadi jika seseorang yang karakternya buruk tapi memiliki kuasa yang sangat besar? Itulah yang terjadi di jaman Hitler. Dengan kekuasaannya yang besar dan karakternya yang dipenuhi dengan kepahitan serta kebencian, menjadikannya orang yang paling menakutkan di seluruh dunia. Tidak ada yang bisa melawan kekuasaannya. Bahkan manusia diperlakukan semena-mena melebihi memperlakukan binatang saja. Itulah yang terjadi jika karakter tidak menyertai kuasa. Kekacauan, ketakutan, ketidakdamaian.

Beda sekali dengan Raja Daud. Karakternya yang sudah terbentuk sejak dari masa mudanya, membuatnya bisa melewati setiap fase di dalam hidupnya dengan sangat baik. Saat dikejar-kejar Raja Saul, Daud tetap mempertahankan karakternya untuk tidak membalas dan tetap menghormati Raja Saul. Saat jatuh dalam dosa perzinahan, Raja Daud mau mengakui, bertobat dan membayar harga dari dosa yang sudah diperbuatnya. Saat terus diangkat Tuhan dengan kekuasaan yang semakin besar, hati Raja Daud terus melekat dengan Tuhan dan mengandalkan Tuhan, sehingga Tuhan terus mempercayainya dengan hal-hal yang lebih besar lagi.

Kuasa tanpa disertai karakter akan menciptakan seorang monster. Tetapi kuasa disertai dengan karakter akan menghasilkan seorang master yang bisa memberkati banyak orang dan memuliakan nama Tuhan. Itulah sebabnya mengapa Tuhan tidak akan memberikan kuasa kepada mereka yang tidak mau bertumbuh di dalam karakternya, karena kuasa tersebut nantinya bisa disalahgunakan. Firman Tuhan menasehati kita supaya kita berubah oleh pembaharuan budi sehingga kita bisa membedakan manakah yang sesuai dengan kehendak Allah dan yang berkenan di hadapan-Nya. Untuk berubah memang tidak mudah, perlu bayar harga, korban perasaan, keinginan, dan banyak hal, tetapi hanya itulah jalan satu-satunya kita bisa bertumbuh dalam karakter kita. Hanya orang yang mau bertumbuh di dalam karakterlah yang akan dipercayai Tuhan dengan kuasa yang besar.

RENUNGAN
Kalau kita ingin DIPERLENGKAPI dengan URAPAN UNTUK BERKUASA, kita harus MENINGKAT DALAM KARAKTER.

APLIKASI
1. Mengapa kuasa harus disertai dengan karakter?
2. Apakah saat ini Anda sedang dalam proses bertumbuh dalam karakter?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya Anda terus bertumbuh dalam karakter sehingga Tuhan bisa mempercayai Anda dengan kuasa yang besar?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, tolong jamah dan lembutkan hati kami supaya kami terus bertumbuh di dalam karakter kami. Kami rindu dengan kuasa yang Engkau percayakan kepada kami hidup kami bisa menjadi berkat dan memuliakan nama-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.