Kuasa Kebangkitan Untuk Mujizat Besar

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Lukas 24:1-12

RHEMA HARI INI
Lukas 24:5b-6a Tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit.

Sebagai orang yang telah mengenal dan percaya kepada Allah, hidup kita tak luput dari terjangan badai. Entah itu penyakit kronis, masalah dalam relasi, kehilangan pekerjaan, ditinggal orang yang kita kasihi, atau impian yang padam. Adakalanya, setiap permasalahan itu membuat kita sangat terpuruk dan keadaan kita seolah-olah berada di antara orang mati. Berbagai upaya mungkin telah kita tempuh, tetapi semua jalan serasa telah tertutup dan tak ada lagi yang bisa kita lakukan.

Namun, jangan patah arang! Rhema hari ini mengatakan bahwa kita tidak perlu lagi merasa seperti dikelilingi keadaan yang mati, sebab Tuhan yang kita sembah sudah bangkit dan menang atas segala sesuatu. Karena kita telah menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, kita diberi kuasa kebangkitan-Nya. Kuasa kebangkitan Kristus senantiasa bekerja di mana pun, kapan pun, dan apa pun masalah yang kita hadapi. Kuasa kebangkitan-Nya sanggup membakar semangat kita lagi, mengobarkan harapan atas apa yang kita anggap mustahil terjadi, dan membangkitkan kembali segala sesuatu yang telah mati dalam hidup kita. Percayalah, Tuhan akan membukakan jalan yang semula tak terpikirkan oleh kita. Penyakit kita pun disembuhkan oleh bilur-bilur-Nya. Dia sanggup membuat hidup kita berarti lagi, memulihkan damai dan sukacita kita.

Lalu, bagaimana kita mengalami kuasa kebangkitan Kristus saat masalah menerpa kita sampai kita seolah berada diantara orang mati? Kuasa itu kita peroleh saat kita telah mengenal Allah. Semakin kita mengenal-Nya, semakin luar biasa kuasa kebangkitan Kristus bekerja dalam hidup itu. Itulah sebabnya, kita perlu bertumbuh dalam pengenalan akan Allah, dalam informasi akan Allah, dalam pewahyuan akan Allah, dan dalam pengalaman pribadi kita bersama Allah. Marilah kita semakin mengenal Allah dengan tetap tekun membaca firman-Nya dan berdoa, sehingga kuasa kebangkitan Kristus yang diberikan-Nya terus bekerja di dalam dan melalui hidup kita.

RENUNGAN
Melalui KUASA KEBANGKITAN, kita tidak lagi ada dalam bilangan orang mati, tetapi orang yang HIDUP dan MENGALAMI MUJIZAT BESAR dari Tuhan.

APLIKASI
1. Saat masa sulit melanda dan kita pun terpuruk, apa yang perlu kita ingat sebagai anak-anak Tuhan?
2. Apa yang dapat kita lakukan agar kuasa kebangkitan Kristus bekerja dalam hidup kita?
3. Bagaimana cara praktis agar kita dapat semakin mengenal Allah?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, terima kasih karena Engkau memberikan kuasa kebangkitan Kristus dalam hidup kami. Kuasa itu membangkitkan lagi pengharapan kami, sukacita kami, dan segala yang telah mati dalam hidup kami, saat masa-masa sulit menerpa kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.