Kuasa Kesaksian

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yohanes 4:1-42

RHEMA HARI INI
Yohanes 4:28-29 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: “Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. Mungkinkah Dia Kristus itu?”

Sudah bertahun-tahun Mona dan suaminya berdoa dan berdoa agar mereka dikaruniai momongan. Sungguh sangat ironis karena Mona adalah seorang dokter kandungan, ia membantu melahirkan banyak sekali bayi-bayi, namun ia sendiri hingga kini belum juga mempunyai bayi. Suatu hari Mona mendengarkan kotbah bahwa ini adalah saatnya pintu-pintu yang tertutup dibukakan. Mona dan suaminya pun segera menangkap rhema tersebut dan mengimaninya. Mereka yakin dan percaya bahwa kandungannya yang selama ini tertutup pun sudah dibukakan.

Benar saja, beberapa bulan kemudian Mona mengandung. Ia sangat amat bersukacita. Dan Mona tidak melupakan kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Setiap kali saat ia sedang praktek dan menjumpai pasien yang datang kepadanya untuk program hamil karena ingin memiliki keturunan, Mona selalu saja menceritakan kehamilannya ini, bagaimana ia mendapatkan mujizatnya dari Tuhan. Dan banyak sekali pasiennya yang terberkati dengan kesaksian Mona. Tak hanya itu saja, bahkan tidak sedikit dari pasien Mona yang mau diajak ke gereja, mereka yang telah lama terhilang pun kini kembali kepada Tuhan karena cerita kesaksian Mona. Juga bahkan ada beberapa yang pada akhirnya menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Ya, sama seperti Mona, kita sebagai anak-anak Tuhan harus sadar betul apa tujuan kita hidup di dunia ini, yang tak lain dan tak bukan adalah untuk menjadi ‘display’ karya Tuhan bagi sekitar kita. Setelah kita menerima mujizat, tidak seharusnya mujizat itu berhenti di kita saja, melainkan kita harus menyaksikannya. Karena kesaksian mempunyai kuasa yang besar untuk melipatgandakan mujizat, sehingga banyak orang pun boleh mengecap karya Tuhan yang ajaib dalam hidup mereka. Dan tidak hanya itu saja, kesaksian juga punya kuasa yang sangat besar untuk menjangkau jiwa-jiwa. Ketika banyak orang yang sebelumnya tidak pernah mendengar akan karya Tuhan yang ajaib, kini boleh melihat dengan mata kepala sendiri akan kuasa kebesaran Tuhan, maka tidak bisa tidak banyak orang akan semakin mengenal nama Yesus, dan bahkan diselamatkan.

RENUNGAN
KESAKSIAN punya KUASA YANG SANGAT BESAR untuk menjangkau jiwa.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyaksikan pekerjaan tangan Tuhan dalam hidup Anda?
2. Menurut Anda, mengapa Tuhan ingin kita bersaksi?
3. Renungkan, tuliskan dan bagikanlah kesaksian akan karya Tuhan dalam hidup Anda!
DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mau Engkau pakai menjadi ‘display’ kerajaan Surga. Kami rindu melalui kisah hidup kami, banyak orang boleh mengenal dan bahkan mengalami Engkau secara pribadi sehingga semakin banyak jiwa dapat dimenangkan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.