Kuasa Mencipta Dalam Imajinasi

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Efesus 3: 14-21

RHEMA HARI INI
Efesus 3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita

Ketika melihat anak-anaknya bermain komidi putar di sebuah taman, Walt Disney berpikir, seharusnya ada taman hiburan untuk dinikmati bersama seluruh keluarga. Dari situlah impian Disneyland bermula, dan akhirnya tiga tahun kemudian impian itu berhasil terwujud. Ternyata, Disneyland hanyalah sebuah langkah awal. Pada saat peresmian Disneyland, Disney berkata, “Disneyland adalah tanahmu. Di sini kita menghidupkan kembali kenangan indah masa lalu, dan di sini kaum muda dapat menikmati tantangan dan janji masa depan. Disneyland didedikasikan untuk cita-cita, impian, dan fakta sulit yang telah menciptakan Amerika, dengan harapan kita akan menjadi sumber kegembiraan dan inspirasi bagi seluruh dunia. Disneyland tidak akan pernah selesai. Ini akan terus tumbuh selama ada adalah imajinasi tersisa di dunia.”

Jauh sebelum Walt Disney berimajinasi dan berhasil mewujudkan impian-impiannya, Paulus pernah mendoakan jemaat di Efesus supaya mereka mengalami kepenuhan Allah. Paulus mengimani, bahwa di dalam kondisi itu, Allah akan melakukan bukan saja lebih dari apa yang kita minta daripadaNya, tetapi bahkan melebihi apa yang dapat kita pikirkan. Jadi, janji ini ditentukan oleh kehadiran, kuasa, dan kasih karunia Roh Kudus yang bekerja di dalam hidup kita. Hal itu persis seperti yang Tuhan Yesus katakan, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.“

Di dalam kitab Markus, Tuhan Yesus juga berkata bahwa “Apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu’. Dengan kata lain, apapun yang kita minta dan doakan, kita harus terlebih dahulu melihatnya dalam hati kita. Setiap saat kita berdoa, kita harus mampu melihatnya dalam roh, menerimanya dalam roh, dan merasakannya dalam roh. Itulah yang disebut mengimajinasikan. Mengimajinasikan bukan sekadar mengkhayal, tetapi mewujudnyatakan, bahkan menghidupinya dalam roh. Pada saat Tuhan berkenan, semua yang kita minta pasti terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN
Ada KUASA MENCIPTA yang dahsyat dalam MENGIMAJINASIKAN VISI.

APLIKASI
1. Apa sajakah pergumulan Anda saat ini?
2. Doakanlah pergumulan Anda! Percayalah bahwa Anda sudah menerimanya!
3. Apa yang harus Anda lakukan supaya Anda tinggal di dalam Tuhan dan firmanNya tinggal di dalam hati Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami beryukur karena Engkau telah memberikan janji kemenangan dan keberhasilan di dalam hidup kami. Tinggallah di dalam kami supaya kami selalu hidup seturut dengan rencanaMu. Kami yakin dan percaya bahwa semua yang kami imajinasikan akan terjadi sesuai dengan rencanaMu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.