Kuat Karena Gembira

BACAAN HARI INI

Amsal 17:1-28

RHEMA HARI INI

Amsal 17:22 Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

Seorang hakim memerintahkan seorang pria Jerman untuk berhenti tertawa di hutan. Joachim Bahrenfeld, seorang akuntan, dituntut ke pengadilan oleh salah seorang dari beberapa orang yang berjoging, dan berkata bahwa kegiatan joging mereka terganggu oleh ledakan tawa Bahrenfeld yang memekakkan telinga. Ia diancam akan dipenjara selama 6 bulan jika tertangkap sedang tertawa lagi. Bahrenfeld, 54 tahun, berkata bahwa hampir setiap hari ia pergi ke hutan untuk tertawa. Itu dilakukannya untuk melepaskan stres. “Bagi saya, tertawa adalah bagian dari hidup, seperti makan, minum, dan bernapas.” Ia merasa bahwa hati yang gembira, yang diungkapkan melalui tawa yang terbahak-bahak, penting bagi kesehatan dan kelangsungan hidupnya.

Hati yang gembira sangatlah penting dalam kehidupan kita. Rhema yang kita baca hari ini menyatakan bahwa hati yang gembira adalah obat yang manjur. Hati yang gembira dihasilkan dari hati yang penuh dengan ucapan syukur. Ketika kita dipenuhi dengan ucapan syukur, maka hidup kita akan dipenuhi dengan sukacita, dan sukacita itu akan menjadi kekuatan yang luar biasa dalam hidup kita. Namun sebaliknya, ketika kita banyak mengeluh serta bersungut-sungut maka kelemahan kita akan semakin bertambah.

Hari ini ambillah keputusan untuk selalu mengucap syukur dalam segala keadaan, sehingga kita memiliki kekuatan untuk menghadapi pergumulan seberat apapun dalam hidup kita. Mintalah kekuatan dan kuasa Roh Kudus memenuhi hidup Anda sehingga Anda dimampukan untuk mengucap syukur dan bersukacita dalam segala situasi.

RENUNGAN

Ucapan syukur menambahkan KEKUATAN, sedangkan sungut-sungut menambahkan KELEMAHAN.

APLIKASI

Koreksi diri Anda, selama ini Anda lebih banyak mengeluh/bersungut-sungut atau mengucap syukur?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan kami rindu selalu bisa mengucap syukur dalam segala perkara, sebab itulah yang akan mendatangkan sukacita dan kesehatan bagi hidup kami. Terimakasih Tuhan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

I Samuel 15-17