Kunci Menerima Anugerah Hanya Sederhana

RHEMA HARI INI
Filipi 3:8  dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan.

Setelah Thomas Alva Edison (penemu bola lampu pijar) menjadi terkenal, banyak ilmuwan-ilmuwan yang ingin datang mengunjungi untuk berbagi pengalaman tentang ilmu pengetahuan, Edison menganggap itu bukan hal yang menarik, namun karena ia berpikiran terbuka, ia akhirnya menyetujui gagasan itu. Satu ketika seorang ilmuwan riset yang sangat brilian dari Jerman datang ke laboratoriumnya untuk menjelaskan prinsip-prinsip di balik beberapa inovasinya, Edison merasa tidak nyaman karena ilmuwan itu terasa sangat sombong dan menganggap remeh orang lain. Sesaat ia mengambil sebuah globe (wadah berbentuk mirip bola) yang sudah dipilih sehingga menyerupai buah labu dengan dua tonjolan seperti bola, diberikan kepada ilmuwan itu dan berkata, “Beritahu saya berapa kubik isi benda ini?” Minggu-minggu berlalu, akhirnya Edison mencari orang itu untuk bertanya mengapa ia belum memberi jawaban. Ilmuwan itu mulai memberikan penjelasan panjang lebar tentang kesulitan-kesulitan untuk menyelesaikan masalah seperti itu dengan menggunakan rumus-rumus matematika tingkat tinggi, Edison merasa tidak mendapatkan jawaban, ia mengambil globe itu, membawanya ke sebuah bak air yang berada di dekat situ, mengisinya dengan air sampai penuh, lalu ia menuangkan air itu ke dalam sebuah tabung ukur, dan mengangkat tabung ukur tersebut sambil berkata, “Inilah isi volume globe itu.”

Solusi untuk sebagian besar masalah seringkali jauh lebih sederhana daripada yang kita pikirkan. Sebagian besar jemaat Tuhan beranggapan hanya orang-orang hebat yang berhak menerima Anugerah Tuhan, atau hanya orang-orang terkenal saja yang bisa mendapatkan Anugerah Tuhan. Anugerah Tuhan adalah hal yang tidak terbeli dengan harta dunia, juga bukan gelar yang dapat dicari dengan pendidikan akademis, sangat mahal, sangat mulia. Tidak seorangpun bisa mendapatkan dengan usahanya sendiri, Rasul Paulus mengatakan segala kehebatan yang ada dan melekat pada dirinya, dia anggap “sampah” (tidak berguna) sebab itu semua justru menghalanginya untuk hidup berkenan pada Allah. Berita baiknya, setiap orang punya kesempatan untuk memperolehnya. Hanya dengan Percaya dan Menerimanya dengan iman, maka Anugerah Tuhan menjadi bagian kita, dan kita akan tercengang dengan karya Tuhan yang akan dikerjakan dalam hidup kita. Amin, Tuhan Yesus memberkati. (CG)

RENUNGAN
Menerima ANUGERAH TUHAN itu tidak rumit, hanya SESEDERHANA mempercayai dan menerimanya dengan iman saja.

APLIKASI
1. Selama ini coba Anda perhatikan kembali, menurut Anda rumit atau tidak untuk mendapat suatu angerah dari Tuhan itu ?

2. Bagaimana langkah Anda selanjutnya agar di hari depan Anda dengan mudah mendapat kasih dan anugerah Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapak kami bersyukur meskipun sebenarnya kami tidak layak menerima berkat namun Engkau melayakan untuk menerima anugerah yang besar itu. Ajarkan kami Tuhan untuk belajar menerima anugerahMu. Amin