Kunci Mengalami Great Revival

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Mazmur 62:1-12

RHEMA HARI INI
Mazmur 62:2-3 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.‬

Menggembalakan gereja dengan puluhan ribu jemaat bukanlah sesuatu hal yang mudah. Apalagi bapak Gembala kita, Pak Obaja tidak punya latar belakang atau pendidikan khusus tentang penggembalaan. Background Pak Obaja adalah pebisnis, namun demikian setelah menerima mujizat kesembuhan, beliau berkomitmen untuk membangun hubungan dengan Roh Kudus dengan sepenuh hati. Gereja kita Keluarga Allah dari awal dimulai dari pimpinan Roh Kudus. Walaupun melalui berbagai tantangan namun Pak Obaja terus percaya pada karya dan tuntunan Roh Kudus. Belum ada dana, tapi Roh Kudus bicara untuk membeli gedung bioskop Star untuk di bangun menjadi gereja. Tuhan akan mengadakan yang tidak ada menjadi ada, inilah rhema yang didapatkan dan membangkitkan kekuatan bagi pak Obaja, para staf dan jemaat pioneer gereja kita.

Gereja kita terus mengalami pertumbuhan yang luar biasa, hal ini tak lepas dari petunjuk dan pengajaran dari Gembala kita untuk selalu mengundang Roh Kudus mendominasi di setiap ibadah dan komsel. Para pelayan Tuhan sungguh-sungguh mempersiapkan dengan datang lebih awal untuk mempersiapkan diri, meminta hadirat Roh Kudus dan menerima pengurapan untuk melayani sehingga semua jemaat yang datang benar-benar bisa merasakan Roh Kudus hadir dan berkarya menjamah, memenuhi dan mengubahkan setiap hati yang haus dan lapar. Ketaatan pada setiap instruksi dari Roh Kudus, yang diteruskan dari bapak Gembala kita kepada setiap jajaran sampai pada jemaat melalui pemuridan membuat Roh Kudus disenangkan. Berkat dan mujizat pun terus di curahkan bagai tsunami atas kita dan gereja kita.

30 tahun perjalanan, gereja kita dibawa makin melekat pada pribadi Roh Kudus, makin mengenal, makin peka dan makin menyenangkan pribadi-Nya. Mari kita semua sebagai satu kesatuan gereja, ikut berperan aktif membuat Roh Kudus betah dan kerasan bahkan menjadikan gereja kita salah satu favorit-Nya. Sebab kunci penggenapan janji Tuhan atas Great revival terjadi adalah Roh Kudus. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN
Kunci agar sebagai satu kesatuan gereja, kita bisa melihat PENGGENAPAN janji Tuhan tentang GREAT REVIVAL, adalah MELEKAT DENGAN ROH KUDUS

APLIKASI
1. Apakah Anda dapat merasakan hadirat dan karya Roh Kudus yang semakin nyata dalam gereja kita? Apa dampak yang Anda rasakan dalam hidup Anda?
2. Bagaimana Anda dapat semakin melekat pada Roh Kudus?
3. Apa langkah yang akan Anda ambil sebagai satu kesatuan gereja agar Anda bisa melihat penggenapan janji Tuhan, Great Revival terjadi ?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus terima kasih atas janji yang telah Kau berikan pada kami. Karya Roh Kudus nyata lewat penggenapan demi penggenapan yang telah kami lihat dan alami. Ajar kami Tuhan untuk selalu melekat pada Roh Kudus, biar seluruh hidup kami di dominasi dan menjadi saluran pekerjaan Roh Kudus bagi sesama. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.