KUNCI MENGALAMI KEMULIAAN TUHAN (REKA)

Worship Audio

Bacaan Alkitab Setahun

1 Tawarikh 1-3
Yohanes 5:25-47

BACAAN HARI INI
Hagai 2:2-10

RHEMA HARI INI
Hagai 2:5 Tetapi sekarang, kuatkanlah hatimu, hai Zerubabel, demikianlah firman TUHAN; kuatkanlah hatimu, hai Yosua bin Yozadak, imam besar; kuatkanlah hatimu, hai segala rakyat negeri, demikianlah firman TUHAN; bekerjalah, sebab Aku ini menyertai kamu, demikianlah firman TUHAN semesta alam,

Cukupkah kekuatan kita untuk menghadapi berbagai masalah hidup sendirian? Mungkin untuk sementara kita bisa berkata cukup, tetapi untuk jangka waktu lama, tentunya akan sangat sulit jika kita hanya sendirian. Tuhan pun tidak pernah menciptakan manusia sebagai makhluk-makhluk individualis. Tuhan menciptakan manusia sebagai makhluk sosial yang perlu hidup bersama untuk saling menolong, meneguhkan, dan menguatkan. Karena ada waktu kita butuh dikuatkan, sebaliknya ada saat ketika kita bisa menguatkan. Tidak ada manusia yang sempurna, 100% kuat, dan sanggup mengatasi segalanya sendirian.

Bayangkan jika kita tidak memiliki teman-teman yang bisa saling mendukung dan saling menasihati, memberi masukan, mengingatkan, atau menegur apabila kita melenceng dari kebenaran firman Tuhan. Tentu kita akan tidak lebih kuat menghadapi segala permasalahan yang hadir dalam hidup kita. Kita dapat melihat sebuah contoh dalam Alkitab, yaitu ketika ada orang lumpuh yang ingin menjumpai Yesus di Kapernaum (Mrk. 2:1-12). Begitu banyak orang yang mengerumuni Yesus, sehingga tidak mungkin bagi si lumpuh untuk bisa menerobos kerumunan. Namun, pada akhirnya ia mampu bertemu Yesus dan disembuhkan.

Bagaimana ia dapat bertemu Yesus? Ternyata, Alkitab mencatat bahwa ada empat orang temannya menggotongnya ke atas atap dan menurunkan dirinya yang terbaring di atas tilam. Jika seandainya si lumpuh tidak mempunyai teman, ia pasti tidak akan sempat bertemu dengan Yesus dan mengalami kemuliaan yang besar. Dari kisah ini, kita dapat belajar pentingnya untuk membangun kebersamaan dengan saudara-saudara seiman. Mari, jadikan Natal sebagai momen kebersamaan di antara kita semua, sehingga kemuliaan Tuhan yang lebih lagi boleh semakin terpancar di tengah-tengah kita.

RENUNGAN
Membangun KEBERSAMAAN yang kuat adalah KUNCI mengalami KEMULIAAN TUHAN.

APLIKASI
1. Menurut Anda, mengapa kebersamaan yang kuat dapat menjadi kunci dalam mengalami kemuliaan Tuhan?
2. Apakah selama ini Anda sudah membangun kebersamaan dengan orang-orang di sekitar Anda?
3. Setelah membaca renungan hari ini, apa yang menjadi komitmen Anda untuk dapat mengalami kemuliaan Tuhan dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, sungguh kami bersyukur atas segala kebaikan dan kemurahan-Mu dalam hidup kami. Ajar kami untuk senantiasa dapat membangun kebersamaan yang kuat, karena kami rindu kemuliaan-Mu terpancar dalam hidup kami. Sehingga banyak orang melihat bahwa Engkau berkarya secara nyata dalam hidup kami. Terima kasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”