Kunci Mengalami Mujizat Selamatkan Jiwa

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Mazmur 2:1-12

RHEMA HARI INI
Mazmur 2:8 Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi kepunyaanmu.

Pada tahun 1864 terjadi krisis atas misi di Telegu, India. Seorang insinyur sipil bernama John E. Clough menawarkan diri untuk berangkat memberikan bantuan. Dewan misionaris dari The American Baptist Missionary Union ragu untuk mengutus seseorang yang tidak pernah sekolah seminari ke ladang misi. Namun melihat kesungguhan hatinya, mereka akhirnya mengizinkannya. Seiring berjalannya waktu, jelaslah mengapa Tuhan memanggil Clough ke India. Selama kelaparan besar 1876-1877, Clough mengawasi penggalian kanal Buckingham. Ia memiliki wewenang untuk mempekerjakan ribuan penduduk asli yang sangat kekurangan dan dengan demikian mereka dapat membeli makanan. Rakyat Telegu menjadi terbuka untuk menerima apa yang benar-benar ingin Clough berikan kepada mereka. Salinan-salinan kitab suci dan pesan Yesus Kristus yang mengubah kehidupan. Pada akhirnya kebangunan rohani pun terjadi.

Hanya Tuhan yang benar-benar dapat melihat akhir dari awalnya. Dia juga yang mengetahui orang yang paling tepat untuk setiap pekerjaan dalam Kerajaan-Nya. Kata kuncinya adalah kelaparan roh yang besar untuk kebangunan rohani. Selebihnya adalah bagian Tuhan Saat kairos-Nya tiba, Tuhan akan membuat jalan dengan cara-Nya yang ajaib.

Siapa pun kita, status sosial, ekonomi, jabatan, dan kekayaan tidaklah penting. Selama kita memiliki kelaparan roh yang besar untuk selamatkan jiwa, Tuhan yang akan memperlengkapi dengan kuasa dan kasih-Nya yang ajaib. Doakan dan perjuangkan terus keinginan kita, sebab keselamatan jiwa adalah kerinduan Tuhan juga, dan Tuhan membutuhkan setiap kita untuk menjadi alat-Nya. Di mana pun Tuhan tempatkan kita, itu adalah ladang-Nya. Itu adalah bagian kita untuk berjuang. Kalau kita mengasihi anggota keluarga kita, kalau kita mengasihi sahabat-sahabat kita, kalau kita mengasihi rekan sekerja kita, sudah selayaknya kita memperjuangkan keselamatan mereka. Jadikan pertobatan mereka pokok doa dan keinginan kita yang utama di hadapan Tuhan, maka Dia akan bekerja dan mujizat keselamatan jiwa akan Dia kerjakan.

RENUNGAN
Kunci mengalami MUJIZAT SELAMATKAN JIWA adalah memiliki KELAPARAN ROH YANG BESAR untuk KEBANGUNAN ROHANI.

APLIKASI
1. Seberapa besarkah kelaparan roh Anda untuk kebangunan rohani selama ini?
2. Mengapa kita perlu memiliki kelaparan roh yang besar untuk kebangunan rohani?
3. Bagaimana Anda dapat memiliki kelaparan roh yang besar untuk kebangunan rohani?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, bangkitkanlah kelaparan roh yang besar untuk melihat kebangunan rohani dalam diri kami. Kami rindu untuk melihat apa yang Engkau rindukan atas gereja dan bangsa kami terjadi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.