Kunci Mengalami Terobosan

RHEMA HARI INI
Maleakhi 3:10-12. “10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan dirumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. 11 Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabiskannya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur dipadang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam. 12 Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.”

Seorang jemaat kita pernah memberikan kesaksian yang akan sangat memberkati kita: “Sejak saya bisa mencari uang sendiri dengan menjadi guru les, saya belajar untuk memberi perpuluhan. Saya masih ingat sekali. waktu itu saya masih SMA dan penghasilan pertama saya adalah Rp. 40.000. Saya juga bersyukur memiliki ibu yang selalu mengingatkan saya untuk menaati Firman Tuhan, termasuk memberikan persembahan buah sulung. Saya tidak menyangkal bahwa ada kalanya saya berpikir kembali ketika harus memberi perpuluhan. Lha wong kebutuhan saya sebulan saja kadang masih belum dapat terpenuhi dengan 100% gaji saya, apalagi kalau yang 10% harus saya berikan kepada Tuhan. Tapi Tuhan selalu mengajar saya untuk memberi dengan iman. Lagipula, 10% itu bukan hak saya, melainkan haknya Tuhan. Dan saya pada dasarnya tidak sedang memberi, melainkan mengembalikan apa yang dari awal adalah miliknya Tuhan. Dari pengalaman-pengalaman ini saya berani berkata, saya tidak pernah berkekurangan, karena ada saja pemeliharaan Tuhan yang Ia kerjakan dalam kehidupan saya dan keluarga. ‘Ujilah Aku’ kata Tuhan semesta alam. ‘Apakah Aku tidak akan membukakan tingkap-tingkap langit bagimu?’ “Bagaimana kalau saya melanggar? Bagaimana kalau saya mengurangi, atau meminjam dulu uang perpuluhan itu? Kan nanti saya kembalikan.” Saya juga pernah melakukannya, namun saya tidak menyarankan supaya Anda juga melakukannya, karena yang terjadi justru ketidakdamaian dan kekacauan; saya merasa kehilangan berkat-berkat Tuhan selama bulan itu. Tuhan mengajar kita untuk mendahulukan Dia di atas segalanya. Dengan mengutamakan perpuluhan kepada Tuhan, maka kita sementara belajar untuk hidup dengan iman dan membiarkan Dia memimpin hari-hari hidup kita. Ketika saya mengetahui rahasia-rahasia ini, saya mulai belajar untuk memberi lebih dalam hal perpuluhan. Saya melakukannya karena saya takut, jangan-jangan ada berkat Tuhan yang terlewat oleh saya. Dan seolah tidak ingin berhutang, Tuhan memberkati saya dengan limpahnya. Saya tidak mengatakan Ia memberikan uang lebih banyak kepada saya, tapi yang pasti, Ia memberikan sukacita, kesehatan, hikmat dan pengertian, juga kesabaran untuk hidup sehari-hari. Bukankah hal-hal itu tidak dapat dinilai dengan uang?”
Dari kesaksian di atas, kita bisa lihat bahwa ketika kita belajar dan berani melangkah untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan, maka Tuhan juga tidak mau berhutang kepada kita dan Tuhan bekerja dengan caraNYA yang ajaib untuk memberkati kita. Sekali lagi jangan takut dan berat hati untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan, karena pada waktunya, kita akan dibuatnya heran. Tuhan Memberkati.
RENUNGAN
Ketika Anda tetap KOMIT mengembalikan PERSEPULUHAN sekalipun masih memiliki hutang, maka percayalah bahwa Tuhan akan membuat kita mengalami TEROBOSAN KEUANGAN dan BEBAS DARI HUTANG!

APLIKASI
1. Komitmen seperti apa yang akan Anda lakukan untuk mempersembahkan yang terbaik bagi Tuhan sehingga Anda mengalami suatu terobosan dalam hal keuangan dan terbebas dari belenggu hutang ?

2. Ingatlah kembali berkat dan kasih Tuhan dalam hidup Anda yang sudah Tuhan berikan, apakah Anda sudah dan berani melangkah untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan ?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan terkadang kami masih khawatir dan berat hati dalam memberikan persembahan, tapi kami mau berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagiMUu, karena kami yakin Tuhan sudah berikan yang terbaik bagi kami saat kami berani melangkah. Amin