Layani Tuhan Dengan Roh Yang Menyala-Nyala

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Roma 12:9-21

RHEMA HARI INI
Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.
Kita bersyukur dapat melihat dan mengalami kuasa Tuhan bekerja luar biasa melalui acara Unlimited Conference 2019 yang gereja kita adakan bulan September ini. Banyak peserta yang mengalami berbagai macam mujizat baik itu kesembuhan ilahi, keuangan hingga terobosan dalam iman. Faktor utama terjadinya manifestasi kuasa Tuhan tersebut adalah bangkitnya api roh setiap peserta yang mengikuti acara tersebut. Sesi demi sesi, peserta terus dikobarkan api rohnya oleh setiap pembicara. Yang paling luar biasa, ratusan jemaat yang dibangkitkan dilantik menjadi KKS dan pelayan-pelayan Tuhan di akhir sesi. Juga riibuan pelayan Tuhan menyatakan rekomitmen untuk lebih sungguh-sungguh lagi melayani Tuhan!

Kejadian ini seperti yang terjadi pada zaman raja Hizkia setelah membuka pintu rumah Tuhan. Yang pertama dilakukan oleh Hizkia adalah mengumpulkan kembali para imam dan orang Lewi. Hizkia mulai menguatkan dan membangkitkan semangat mereka yang mengalami kemunduran, baik dari segi hati, mental maupun jumlah, setelah sekian tahun lamanya rumah Tuhan ditutup oleh raja Ahas. Hizkia mengingatkan tentang panggilan pelayanan yang Tuhan berikan bagi mereka. Api yang mulai padam dalam diri mereka dikobarkan kembali. Hizkia tahu bahwa untuk bisa mengalami revival besar, ia harus membangkitkan para pelayan Tuhan.

Api inilah yang sedang berkobar dan membakar jemaat gereja kita, yang dulunya bertahun-tahun nyaman hanya menjadi jemaat biasa, mulai bangkit dan bergerak untuk melayani Tuhan. Kegerakan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya, sungguh rhema Tuhan sedang digenapi. Langkah awal great revival sudah dimulai. Tetaplah tinggal dalam rumah Tuhan, dimana pusat kebangunan rohani berada. Terus jaga api Roh Kudus tetap menyala dalam hati setiap kita dan layani Tuhan lebih sungguh-sungguh lagi.

RENUNGAN
BANGKITKAN kembali API ROH kita dan LAYANI TUHAN dengan lebih sungguh-sungguh lagi.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menyadari bahwa setiap Anda mempunyai panggilan sebagai seorang imamat yang rajani?
2. Sudahkah Anda menghidupi panggilan Anda dengan turut terlibat dalam pelayanan?
3. Adakah yang masih menghalangi Anda untuk terlibat pelayanan? Sebutkan dan doakan secara profetik untuk melepaskan segala penghalang dalam pelayanan Anda!

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, kobarkan terus api Roh kami agar iman kami tetap menyala-nyala. Janganlah hendaknya kerajinan kami menjadi kendor, kami ingin terlibat dalam kegerakanMu yang dahsyat atas gereja kami saat ini. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.