Letakkan Kepercayaan Lebih Besar Pada Iman

BACAAN HARI INI
Ibrani 11:1-40

RHEMA HARI INI
Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ada seseorang aktor bernama Gavin yang terkenal karena bermain sebagai tokoh kapten di dalam sebuah film seri televisi bertahun-tahun yang lalu. Ia dan istrinya yang bernama Patti telah menikah selama 7 tahun sebelum beberapa percekcokan dan ketidakharmonisan di dalam rumah tangga membuat Gavin memutuskan untuk pergi meninggalkan istrinya untuk selama-lamanya. Namun alih-alih menyerah dan menerima kenyataan pahit di dalam hidupnya, Patti tidak melihat ataupun merasakan hal itu dengan indra jasmaninya, namun malah memilih untuk percaya dengan indra imannya bahwa rencana Tuhan adalah indah dan tidak pernah gagal, sehingga tiap-tiap hari Patti selalu berdoa dan bersyukur kepada Tuhan karena suatu hari suaminya pasti kembali pulang dan hubungan mereka akan kembali akur. Dia juga tidak mau larut di dalam keadaan yang melemahkan imannya, sehingga Patti mulai mengambil langkah lebih jauh dengan melakukan tindakan-tindakan untuk mendukung imannya. Meskipun suaminya belum ada, dia selalu menyiapkan makan malam untuk dua orang, serta membeli barang-barang untuk persiapan kepulangan suaminya. Dan benar, tiga tahun kemudian, ada ketukan yang terasa familiar di pintu rumahnya dan ketika dibukanya, Gavin berdiri disana terisak memohon untuk diijinkan masuk. Patti dengan santai tersenyum serta berkata: “Mari masuk segera sayangku. Makan malammu sudah dingin.” Mereka akhirnya menikah kembali, tidak lama setelah makan malam yang indah tersebut.

Patti sebagai orang yang beriman tidak mengijinkan waktu tiga tahun itu melemahkan imannya, namun terus berdoa supaya Tuhan mengubah keadaan pernikahannya. Bahkan sekalipun menghabiskan waktu, tenaga dan biaya yang lebih, dia selalu membeli dan mempersiapkan hal-hal kecil seolah-olah suaminya ada dan masih di sampingnya. Tentu saja bukan hal yang mudah, mungkin ada saatnya Iblis mengintimidasi dan mengoloknya, seperti sewaktu Yosua dan umat Israel mengelilingi tembok Yerikho selama 6 hari tanpa diperbolehkan mengucapkan sepatah kata pun, pastilah hal yang tidak mengenakkan ketika musuh di dalam tembok melihatnya dan mengucapkan kata-kata yang melemahkan, namun ketika orang-orang ini maupun Patti memiliki iman yang tidak tergoyahkan, di saat itulah iman mereka akhirnya menjadi kenyataan pada waktu-Nya, dan pada hari yang ke-7, mereka dapat bersorak dan bersukacita menerima kemenangan daripada Tuhan Yesus.

Pernahkan saudara menghadapi kenyataan maupun keadaan yang sukar ataupun tidak mengenakkan? Apakah seringkali iman saudara mulai lemah dan pudar ketika Tuhan mengijinkan hal tersebut terjadi? Ataukah saudara bisa bangkit di dalam iman dan melihat dengan indra iman Anda bagaimana pemulihan dan pertolongan dari Tuhan akan mengeluarkan saudara dari keadaan yang sulit? Milikilah unshakeable faith dari Tuhan Yesus di saat menghadapi tembok Yerikho dan tetap setia mengelilingi tembok tersebut tanpa bersuara sesuai petunjuk dan firman Tuhan, maka pastilah di hari yang ke-7 tembok tersebut akan runtuh sesuai dengan apa yang Anda imankan, sehingga anda dapat berkata bahwasanya Tuhan itu baik dan kasih setia-Nya kekal sampai selama-lamanya!!!

RENUNGAN
Letakkan KEPERCAYAAN YANG LEBIH BESAR kepada imanmu daripada kepada apa yang bisa Anda lihat, rasakan, atau dengar dengan tubuh jasmanimu.

APLIKASI
1. Jika Anda koreksi, hal apa yang paling besar Anda percayai, kenyataan ataukah iman ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa ajar kami untuk tidak melihat keadaan yang ada tapi lebih fokus pada iman kami yang akan mendatangkan anugerah luarbiasa. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Yehezkiel 18-19
Yohanes 14