Masa Sulit Untuk Kebaikan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ratapan 3:1-66

RHEMA HARI INI
Ratapan 3:55-57 “Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam. Engkau mendengar suaraku! Janganlah Kaututupi telinga-Mu terhadap kesahku dan teriak tolongku! Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu, Engkau berfirman: Jangan takut!”

Hari ini adalah hari ketiga tidak ada pesanan kue. Ibu Nani mulai bimbang. Selama dua tahun buka warung, ia belum pernah mengalami kondisi seperti ini. Ibu Nani menatap bangku-bangku kecil kosong di depan warung kuenya. Di situ biasanya para pelanggannya ramai mengobrol, duduk mengantri ambil pesanan, tapi kini suasananya sangat sepi. Selama ini hasil dari warung kuenya itulah yang dipakainya untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari. Entah bagaimana lagi jika warungnya terus sepi. Di tengah kegalauannya, Ibu Nani terus berdoa kepada Tuhan. Ia percaya Tuhan pasti melihat kegundahan hatinya. Ia mempercayakan semuanya pada Tuhan. Ia yakin Tuhan pasti memberikan pertolongan tepat pada waktunya.

Seperti kisah Ibu Nani di atas, semua orang pasti memiliki masalah dan pergumulan hidup. Siapapun kita, setinggi apapun jabatan kita, sebanyak apapun harta kita, serohani apapun kita, tidak ada seorangpun yang luput dari tantangan hidup. Saat kita mengalami masa sulit dimana beban tantangan hidup terasa sangat berat dan menekan bertubi-tubi, janganlah kita menyerah. Tetaplah percaya bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Justru di saat itulah kita bisa semakin dekat dengan Tuhan. Mintalah pertolongan Tuhan, seperti yang dilakukan Ibu Nani. Yakinlah bahwa Tuhan melihat dan mendengar. Pertolongannya tidak pernah terlambat.

Apapun masalah dan pergumulan hidup yang sedang Anda hadapi saat ini, inilah kesempatan yang tepat untuk semakin mendekat dan mengandalkan Tuhan. Sadarilah bahwa Tuhan memegang kendali hidup kita sepenuhnya. Dialah satu-satunya penolong kita. Dialah satu-satunya pengharapan kita. Saat kita menaruh pengharapan kepada Tuhan, maka kita akan melihat kuasaNya bekerja mengubah keadaan kita. Saat Tuhan bekerja maka kita akan mengalami banyak mujizat di tengah masa-masa sulit kita. Batu sandungan akan Dia ubah menjadi batu lompatan. Masalah akan diubah menjadi Mahkota. Kegagalan akan berubah menjadi kemenangan yang gilang gemilang. Jadilah saksi Kristus yang selalu mengalami kemenangan atas semua masalah dan tantangan hidup kita.

RENUNGAN
Tuhan bisa MEMAKAI MASA-MASA SULIT untuk membuat kita menyadari bahwa kita sangat MEMBUTUHKAN-NYA dalam hidup kita.

APLIKASI
1. Apakah masalah dan pergumulan hidup yang sedang Anda hadapi saat ini?
2. Bagaimana Anda menanggapi masalah dan pergumulan yang sedang Anda hadapi saat ini?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya justru melalui masa sulit, kehidupan rohani Anda bisa semakin ditingkatkan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus kami bersyukur karena Engkau sangat baik. Engkaulah satu-satunya penolong dan pengharapan kami untuk mengatasi semua pergumulan kami. Di tengah masa sulit ini kami mau terus berpegang kepadaMu. Kami percaya bahwa seluruh pergumulan yang kami alami akan membuat kami semakin indah di hadapanMu. Di dalam Nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.