MASALAH = KESEMPATAN SELAMATKAN JIWA

BACAAN HARI INI
Lukas 10:25-37

RHEMA HARI INI
33 Lalu datang seorang Samaria, yang sedang dalam perjalanan ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. 34 Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya, sesudah ia menyiraminya dengan minyak dan anggur. Kemudian ia menaikkan orang itu ke atas keledai tunggangannya sendiri lalu membawanya ke tempat penginapan dan merawatnya.
Lukas 10:33-34

Nicholas James Vujicic atau lebih dikenal dengan Nick Vujicic lahir dari keluarga Kristen Serbia di Melbourne, Australia pada 4 Desember 1982. Dia lahir tanpa tangan dan kaki, dengan hanya memiliki satu kaki dengan 2 buah jari yang menonjol pada paha kiri. Hal tersebut sangat janggal karena tidak ada masalah saat masa kehamilan serta tidak ada riwayat keluarga dengan kondisi cacat fisik.

Di saat ia sendiri, Nick selalu berdoa pada Tuhan untuk melakukan mukjizat, membuat lengan dan kakinya tumbuh seiring dengan pertumbuhan badannya. Namun, permintaannya tersebut tidak kunjung terjadi. Ia tetap tidak mempunyai lengan dan kaki.

Saat ia berusia 13 tahun, ia membaca sebuah artikel surat kabar tentang seorang pria cacat yang berhasil mencapai hal-hal besar serta membantu orang lain. Pria itu bahkan dapat bermain golf! Saat itu menjadi momen perubahan Nick, ia akhirnya menyadari mengapa Allah menciptakan bentuk tubuhnya seperti adanya sekarang, ya, untuk memberi harapan kepada orang lain.

Pada usia 19 tahun, Nick telah berkeliling dunia, berbagi cerita dengan jutaan orang, berbicara pada berbagai kelompok seperti siswa, guru, pemuda, pengusaha pria dan wanita, serta jemaat-jemaat gereja. Kisah hidupnya telah dikenal oleh seluruh kalangan di dunia, bahkan sampai saat ini ia masih rutin melakukan perjalanan internasional untuk berbicara di depan banyak orang serta memberitakan Injil kepada lebih dari tiga juta orang di 27 negara.

Nick Vujicic memiliki sebuah masalah besar, yaitu tidak memiliki lengan dan kaki. Namun demikian, ia melihat masalah yang dialaminya sebagai sebuah kesempatan untuk memberitakan Injil dan menyelamatkan jiwa. Setiap manusia di bumi, termasuk Anda dan saya pasti memiliki masalah, namun yang membedakannya adalah apakah Anda bisa memakai masalah yang Anda hadapi sebagai sebuah kesempatan selamatkan jiwa? Tuhan Yesus memberkati (ABU).

RENUNGAN
Untuk menjadi seorang PENUAI, Anda harus bisa MELIHAT MASALAH sebagai sebuah KESEMPATAN SELAMATKAN JIWA.

APLIKASI
1. Ketika Anda menghadapi suatu masalah, bagaimana cara pandang Anda ?
2. Apa dampak dari cara pandang Anda tersebut ? Ceritakan pengalaman Anda.

DOA UNTUK HARI INI
Bapa, kami tahu bahwa masalah adalah sebuah kesempatan untuk kami maju menjangkau banyak jiwa. Terima kasih Tuhan.
Amin

BACAAN ALKITAB SETAHUN
Hakim-Hakim 1-3
Kisah Para Rasul 23:12-35