Masuk Doa Puasa Besar

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Ibrani 10:19-39

RHEMA HARI INI
Ibrani 10:36 Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.

Sebuah suku bangsa Indian memiliki cara yang unik untuk mendewasakan anak laki-laki dari suku mereka. Jika seorang anak laki-laki tersebut dianggap sudah cukup umur untuk di dewasakan, maka anak laki-laki tersebut akan di bawa pergi oleh seorang pria dewasa yang bukan sanak saudaranya, dengan mata tertutup. Anak laki-laki tersebut di bawa jauh menuju hutan yang paling dalam. Ketika hari sudah menjadi sangat gelap, tutup mata anak tersebut akan dibuka, dan orang yang menghantarnya akan meninggalkannya sendirian. Ia akan dinyatakan lulus dan diterima sebagai pria dewasa dalam suku tersebut jika ia tidak berteriak atau menangis hingga malam berlalu. Malam begitu pekat, hutan tersebut mengeluarkan suara-suara yang begitu menyeramkan, auman serigala, bunyi dahan bergemerisik, dan ia semakin ketakutan, tetapi ia harus diam, ia tidak boleh berteriak atau menangis, ia hanya bisa menanti-nantikan supaya pagi segera datang, ia harus berusaha agar ia lulus dalam ujian tersebut supaya ia bisa dinyatakan sebagai pria dewasa.

Ya, seperti anak laki-laki yang bertekun menantikan-nantikan datangnya pagi dalam kisah diatas, demikian juga kita harus memiliki ketekunan dalam membangun manusia roh kita. Karena membangun manusia roh adalah jalan satu-satunya kita bisa memiliki hidup yang penuh kuasa, sehingga kita tidak lagi dikalahkan oleh masalah tetapi kita bisa menang atas masalah, bukan hanya masalah yang kecil-kecil, tetapi masalah besarpun bisa kita kuasai dan menangkan dalam hidup kita.

Salah satu ketekunan yang harus kita bangun untuk membangun manusia roh kita adalah berdoa puasa. Kalau kita ingin tahun ini sungguh-sungguh menjadi tahun mujizat besar, kita harus siap-siap untuk masuk dalam doa puasa besar. Dan untuk masuk dalam doa puasa besar, diperlukan sebuah ketekunan besar. Namun setelahnya pasti Anda akan menyadari bahwa semua harga yang harus Anda bayar untuk berdoa puasa sama sekali tidak sebanding dengan kuasa, kemuliaan, serta mujizat besar yang akan dinyatakan dalam hidup Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah berkomitmen untuk berdoa puasa saat ini juga!

RENUNGAN
Kalau kita ingin tahun ini sungguh-sungguh menjadi TAHUN MUJIZAT BESAR, kita harus SIAP-SIAP untuk masuk dalam DOA PUASA BESAR.

APLIKASI
1. Apakah kaitan ketekunan dengan doa puasa?
2. Mengapa perlu ketekunan untuk membangun manusia roh kita?
3. Apa pentingnya kita membangun manusia roh kita?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami mau mengambil komitmen untuk bertekun dalam doa dan puasa. Karena kami tahu ada kuasa pengurapan Allah yang besar yang bekerja melalui doa dan puasa. Sehingga kami pun dapat Engkau pakai melakukan perkara-perkara besar untuk kemuliaan nama-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.