Mata Yang Melihat Yesus Dan Kuasanya

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yohanes 21: 1-14

RHEMA HARI INI
Yohanes 21:6-7a Maka kata Yesus kepada mereka: “Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh.” Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.”

Hembusan sejuk udara pagi yang menyusup lewat jendela kamar membangunkan Kevin. Ia segera bangun dan melongok ke luar jendela. Ia bisa menghirup aroma kesejukan pagi. Pun sinar matahari terasa hangat. Berjuta rasa syukur memenuhi hatinya. Apa yang dirasakan Kevin pagi ini sungguh berbeda dengan apa yang dialaminya semalam. Sore kemarin ia keracunan makanan hingga ia muntah-muntah, pusing, dan mual. Badannya lemas, kaki tangannya terasa dingin, dan kaku. Untung di rumah masih ada persediaan obat anti muntah. Sambil minum, obat Kevin berdoa meminta kesembuhan dari Tuhan. Sakitnya berangsur membaik dan akhirnya ia bisa tidur. Pagi itu sebenarnya pagi yang sama seperti biasanya dan dengan pemandangan yang sama. Namun apa yang dilaluinya semalam membuatnya menyadari bahwa selama ini ia tidak benar-benar melihat kebaikan yang Tuhan sediakan baginya setiap hari.

Sering kali kita pun seperti itu, dalam segala sakit-penyakit yang kita alami, kita seolah-olah tidak bisa melihat Tuhan dalam hidup kita. Padahal Dia tak pernah meninggalkan kita. Dia ada dekat dengan kita. Suatu malam, setelah Yesus bangkit, Petrus dan kawan-kawannya pergi menangkap ikan. Namun hingga hampir siang mereka tidak mendapatkan apa-apa. Tiba-tiba seseorang menyuruh mereka untuk kembali menebar jala. Usaha yang tampak mustahil, di tengah laut mereka tidak mendapat ikan, apalagi di dekat pantai. Namun, nyatanya, mereka benar-benar mendapatkan banyak ikan. Mujizat itu membukakan mata mereka, sehingga bisa mengenali Tuhan.
Marilah pagi ini kita berdoa supaya Tuhan menjadikan mata hati kita terang, sehingga kita bisa mengenal Tuhan dengan benar dan mengenal kuasa kebangkitan-Nya. Kuasa kebangkitan-Nya jauh lebih tinggi dari segala pemerintah, penguasa, kekuasaan, kerajaan, tiap-tiap nama, bahkan tiap-tiap penyakit bahkan kelainan yang ada. Saat mata rohani kita bisa melihat, rhema pun akan kita terima. Saat rhema kita terima, iman akan bangkit. Saat itulah, tidak akan ada lagi yang bisa mengalahkan kita dan mujizat kesembuhan besar terjadi dalam hidup kita.

RENUNGAN
Inilah waktunya Tuhan akan bekerja untuk MENCELIKKAN MATA ROHANI kita sehingga kita bisa MELIHAT YESUS dan SEGALA KUASANYA.

APLIKASI
1. Apakah sakit-penyakit yang sedang Anda tanggung dan bagaimana Anda melihatnya?
2. Mengapa mata rohani Anda perlu dicelikkan Tuhan?
3. Bagaimana Anda dapat membiarkan Tuhan mencelikkan mata rohani Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur karena Engkau sangat mengasihi kami. Kami sungguh berterima kasih karena karya Agung kebangkitan-Mu telah menyelamatkan kami. Hanya karena kasih karunia-Mu dan anugerah-Mulah, kami selalu percaya bahwa kami pasti bisa memenangkan setiap pergumulan kami dan mematahkan semua belenggu kami. Berikanlah kami mata yang selalu bisa melihat kuasa dan kasih-Mu, sehingga hati kami pun selalu tertuju kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.