Melalui Gbi Keluarga Allah Aku Makin Dekat Dengan Tuhan

Shalom keluarga Allah…perkenalkan nama saya Lydwina, saya adalah jemaat GBI Keluarga Allah Jakarta. Di kesempatan yang luar biasa ini saya ingin membagikan keajaibankajaiban Tuhan yang saya alami. Awalnya dulu keluarga saya bukanlah keluarga Kristen dan pada saat itu saya merasakan bahwa saya banyak sekali melakukan kesalahan. Sampai pada tahun 2009 saya berpisah dengan suami saya yang juga bukan orang Kristen. Tahun 2012 bulan April saya di baptis di salah satu gereja dan saat itu saya belum tahu apa dan siapa itu Roh Kudus. Saya sering baca Firman namun hanya sekedar tahu. Saya merasa doa saya kering dan tidak ada kuasanya sama sekali. Suatu ketika saya berselisih dengan teman saya dalam gereja tersebut dan akhirnya saya keluar.

Karya Tuhan terus menuntun saya hingga pada suatu kali saya baca Firman dan ada kata-kata tentang Keluarga Allah. Tidak tahu kenapa saya langsung cari di internet tentang gereja Keluarga Allah, puji Tuhan ternyata gereja Keluarga Allah ada yang di Jakarta dan mamah saya juga memberi alamat yang sama. Akhirnya saya datang dan pertama kali saya datang, saya bingung ini apa. Saat itu Pak Jonathan berkhotbah dan Pak Jonathan menjelaskan tentang Allah itu matahari, Yesus itu sinarnya dan panasnya adalah Roh Kudus. Mulai saat itu saya merasakan hal-hal baru, pembukaan-pembukaan baru yang sebelumnya belum saya rasakan.

Di GBI Keluarga Allah saya merasa dekat dengan Tuhan dan saya diterima di sana. Saya terus di follow up hingga saya merasa sangat terberkati dengan adanya gereja ini. 25 Desember 2014 saya mengikuti penyerahan anak. Saya mau Tuhan berotoritas penuh atas hidup anak saya.

Awal tahun pada bulan Februari Firman Tuhan tentang perpuluhan dan saya ambil langkah taat melakukannya walaupun hanya sedikit. Beberapa waktu setelah itu anak saya tertabrak dan kakinya terlindas. Saya panik dan langsung saya baru ke rumah sakit bersama si penabrak. Luar biasa, 4 dokter heran melihat bahwa tidak ada satu tulang pun yang patah. Sungguh ajaib Allahku.

Tidak hanya sampai di situ saja, saya terus belajar taat perpuluhan meski hanya sedikit dan Tuhan terus berkati hidup saya. Tiba-tiba Tuhan kembalikan 10x lipat dari apa yang saya berikan. Terimakasih Tuhan, saya hanya bisa bersyukur. Kejutan demi kejutan Tuhan nyatakan. Saat saya mengalami pergumulan tentang rumah, teman saya memberi kabar bahwa ia punya rumah kosong satu dan saya diijinkan menempatinya secara gratis. Sungguh saudara, kalau kita mau taat dan melekat pada Tuhan maka hal-hal spektakuler akan terus nyatakan dalam hidup kita. Tuhan memberkati..Amiin.

Ibu Lydwina-Jemaat GBI Keluarga Allah Jakarta