Melalui Retreat Encounter, Saya Bisa Mengampuni Dan Mengalami Pemulihan

Shalom, perkenalkan saya ibu Yuni dari Bekasi. Pada tahun 2015 itu saya pindah ke Bekasi. Di Bekasi saya juga sudah pelayanan. Hidup saya full untuk Tuhan. Anak-anak saya juga melayani Tuhan.

Di bulan Juli 2019, saya dilecehkan oleh seorang hamba Tuhan. Disitu saya berontak. Saya sudah melayani Tuhan, hampir semua waktu saya untuk Tuhan. Tapi kenapa Tuhan ijinkan ini terjadi pada saya.

Dari situ saya benci orang Kristen apalagi hamba Tuhan yang tahu kebenaran Firman Tuhan tapi tingkah lakunya tidak benar.

Sejak itu saya tidak pernah ke gereja. Sampai akhirnya masuk 2020 di saat pandemi, saya buka youtube: Doa Bareng Ps. Jo. Hampir setiap saat saya selalu mengikuti. Waktu papa saya sakit juga didoakan oleh Ps. Jo, walaupun lewat online, tetapi kuasa Tuhan bekerja luarbiasa, Papa saya sembuh.
Tapi hati saya kosong, daging saya lebih menonjol bila saya ingat kejadian waktu itu.

Akhirnya saya isi form untuk gereja internet, dan saya masuk dalam komsel G1/81 dengan KKS ibu Tulus. Beliau membimbing saya, sampai saya ikut SOM dan ikut Reatreat Encounter.

Tidak kebetulan saya dipertemukan dengan orang-orang yang luarbiasa, termasuk konselor saya Ibu Yuyun. Walaupun kita tidak bertatap muka sebelum Retreat dimulai dan waktu konseling, tapi saat itu Tuhan berkerja luar biasa melalui Bu Yuyun. Hati saya yang keras akhirnya bisa mengampuni orang itu dan memaafkan dia, memberkati dia dan keluarganya.

Saat itu saya merasa plong, tidak ada beban, hidup saya menjadi tenang.

Saya ikut Retreat encounter online sampai akhir dan setelah saya didoakan untuk yang terakhir, Luar biasa.. Tuhan tidak pernah tinggalkan saya, walaupun saya sudah jauh dari Dia

Terima kasih buat Pak Obaja dan Keluarga Allah yang mempertemukam saya dengan orang-orang hebat, orang-orang yang luar biasa. Untuk Ps. Jo yang sering doakan saya, walaupun beliau tidak kenal dengan saya, Untuk KKS saya yang selalu membimbing saya, dan Bu Yuyun yang setia berdoa untuk saya, sehingga saya bisa melangkah ke depan, melupakan masa lalu, karena ada masa depan yang penuh berkat menanti saya, Amin.

Demikian kesaksian saya.
Semoga menjadi berkat.
Tuhan Yesus Memberkati.