Melayani Dengan Penuh Iman Dan Kuasa

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 6 : 8 -15

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 6:8 Dan Stefanus, yang penuh dengan karunia dan kuasa, mengadakan mujizat-mujizat dan tanda-tanda di antara orang banyak.

Melayani adalah sebuah panggilan, bukan beban. Itulah prinsip yang dipegang oleh Yana dalam melayani. Pelayanan sudah menjadi bagian dari hidupnya semenjak muda. Diapun belajar bagaimana seharusnya melayani. Tidak mudah memang untuk terus setia dalam melayani Tuhan. Terkadang tantangan, hambatan datang dalam hidup Yana. Bersyukur dia berada di lingkungan orang-orang yang takut akan Tuhan, sehingga dia akan selalu dikuatkan dan bisa terus setia dalam pelayanan.

Yana ingin setiap kali dia sedang melayani Tuhan banyak jiwa yang akan mengalami perubahan hidup, perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Yanapun membangkitkan iman percayanya, dia melayani dengan penuh iman dan kuasa. Dia percaya, Tuhan yang akan mengambil alih pelayanan itu saat dia menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Yana merasakan bahwa Roh Kudus bekerja begitu luar biasa ketika dia melayani dengan penuh iman dan kuasa, bahkan apa yang terjadi kadang tidak pernah terpikirkan olehnya.

Kitapun perlu melangkah. Dan untuk memulai langkah pertama ini tidak mudah, tetapi begitu itu berhasil, maka dengan mudah Roh Kudus akan membawa kita berlari dalam dimensi mujizat. Lihatlah anak kecil yang baru akan belajar berjalan. Jatuh bangun pasti akan dialaminya, karena kakinya perlu kuat untuk bisa melangkah. Tetapi dia tidak pernah menyerah sampai akhirnya bisa berjalan. Stefanus adalah contoh dimana dalam setiap pelayanannya selalu disertai dengan adanya banyak mujizat. Mengapa bisa demikian? Karena Stefanus dipenuhi dengan karunia dan kuasa ketika melayani. Oleh karena itu, marilah setiap kita mulai ambil bagian dalam melayani Tuhan, melayani dengan penuh iman dan kuasa. Percayalah Roh Kudus akan terus membawa kita berlari dalam dimensi mujizat dalam tahun mujizat besar ini. (LEW)

RENUNGAN
Ambillah langkah pertama MELAYANI dengan penuh IMAN dan KUASA, maka Roh Kudus akan membawa kita BERLARI DALAM DIMENSI MUJIZAT.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda ambil bagian dalam melayani Tuhan? Jika sudah atau belum, mengapa?
2. Apakah dalam melayani Anda sudah dengan penuh iman dan kuasa? Sebutkan alasannya jika belum ?
3. Apa yang akan Anda lakukan agar kita bisa berlari dalam dimensi mujizat ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa yang baik, terima kasih Engkau mengingatkan kami hari ini untuk dapat melayani-Mu dengan penuh iman dan kuasa. Perlengkapi kami lebih lagi Tuhan, sehingga kami selalu Engkau bawa untuk berlari dalam dimensi mujizat. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.