Melihat Gambaran Visi Melalui Firman Allah

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Roma 10:11-21

RHEMA HARI INI
Roma 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

Kalau biasanya di suatu penjara banyak narapidana dijaga oleh petugas yang jumlahnya lebih sedikit, tidak demikian dengan John Refra Kei. Ia ditempatkan di penjara khusus dengan pengamanan super maximum. Dilarang berinteraksi dengan narapidana lain, hanya boleh keluar kamar selama satu jam setiap harinya, serta dipantau oleh kamera 24/7, membuatnya tertekan. Awalnya ia sering berontak, berteriak dan menggedor pintu keras-keras. Sampai suatu hari, seorang rohaniawan datang membawakan dan membacakan Alkitab untuk John. Waktu itu ia belum mengerti dan masih sering berteriak sambil menggedor pintu. Sampai ada suara berbisik di telinganya, “Kamu ketok-ketok sampai tuli pun mereka nggak peduli. Mendingan kamu berdoa baca Alkitab.” Namun iblis juga tidak tinggal diam, dan memberi bisikan begitu jelas ditelinganya, “John ngapain kamu sendiri di sini? Bunuh diri saja.”

John berpikir jika ia bunuh diri ia akan masuk neraka, sedangkan ia mau ke sorga bersama Yesus. Sejak itu, ia tidak bisa lepas dari Alkitabnya. Ia pun mendapat rhema dari Matius 6:33. Hidup John berubah drastis, dari pembunuh bayaran kelas kakap menjadi penginjil di lapas Nusakambangan. Ia pun bertekad akan membawa sebanyak mungkin teman-temannya bertobat dan mengenal Yesus.

Gambaran visi yang kita lihat sangat mempengaruhi hidup kita. Jika kita cenderung melihat hal-hal negatif, akan sukar melihat gambar visi yang positif tentang masa depan kita. Gambar yang negatif seperti sikap pesimis, kepahitan, ketakutan, dan kuatir berlebihan, sangat berbahaya jika terus kita imajinasikan. Gambar negatif ini akan menarik kuasa kegelapan untuk bekerja dan membuat apa yang negatif itu menjadi realita. Sedangkan firman Allah dapat memberi gambaran visi yang benar tentang hidup kita. Melalui pendengaran akan firman Allah manusia roh kita akan diaktivasikan. Kita bisa melihat terang dan pengharapan dalam Kristus Yesus dan iman yang bangkit akan menarik kuasa Tuhan untuk bekerja dalam hidup kita, menciptakan dan mengubah segala sesuatu yang buruk menjadi berkat. (PF)

RENUNGAN
Lihatlah GAMBARAN VISI yang benar melalui FIRMAN ALLAH, maka IMAN yang MENARIK KUASA TUHAN untuk bekerja akan DIBANGKITKAN.

APLIKASI
1. Bagaimana gambaran visi yang negatif mempengaruhi hidup Anda? Apa yang Anda rasakan?
2. Mengapa Anda perlu melihat gambaran visi yang benar?
3. Bagaimana Anda bisa mengimajinasikan gambar visi dari firman Allah untuk hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa di surga, rancangan-Mu selalu yang terbaik bagi kami. Tolong kami untuk bisa melihat gambaran visi yang benar tentang hidup dan masa depan kami melalui firman-Mu. Kami percaya firman-Mu mempunyai kuasa untuk menciptakan sesuatu yang baik dari yang tadinya buruk. Terima kasih Bapa, terang-Mu telah terbit dalam hidup kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.