Membangun Keluarga Rohani Yang Kuat

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Ibrani 10:19-25

RHEMA HARI INI
Ibrani 10:24-25 Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

Seorang mantan direktur dari perusahaan media yang cukup terkenal mengalami depresi yang cukup parah. Bukan hanya karena ia dipecat sebagai direktur, ia juga memiliki hutang yang sangat besar. Hutang yang mustahil dilunasinya sebagai pengangguran. Di tengah keputusasaannya, ia mulai mencari Tuhan. Ia yang selama ini jarang ke gereja, sekarang aktif dalam pelayanan. Namun, sekalipun sudah terlibat dalam pelayanan dan memiliki komunitas rohani, ia masih tetap depresi. Sayangnya, saat ketua komselnya menanyakan keadaannya, ia mengaku baik-baik saja. Akibatnya, ia semakin depresi dan emosinya mudah meledak. Bahkan ia merasa ingin mundur saja dari pelayanan. Singkat cerita, dengan pendekatan yang penuh kasih, akhirnya ketua komselnya berhasil membuatnya bercerita tentang keadaannya. Selama ini ia malu bercerita dan memilih untuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Sebagai seorang yang pernah berpengaruh, ia merasa gengsi menceritakan kelemahannya kepada orang lain yang dianggap orang biasa. Namun, setelah dilayani, ia merasa sesuatu yang sangat berat terlepas dari dirinya. Ia pun mengalami pemulihan.

Sebagai makhluk sosial, setiap manusia pasti saling terkait dengan sesamanya. Pernahkah kita melihat seorang bayi lahir dengan sendirinya kemudian membersihkan diri dan memakai pakaian sendiri, atau seseorang yang meninggal dunia melangkah masuk ke dalam petinya lalu menguburkan dirinya sendiri? Bahkan, Tuhan menyatakan, “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja” (Kej. 2:18).

Bagaimana dengan kita, apakah saat ini kita sedang memendam beban hidup yang berlebihan seorang diri hanya karena merasa gengsi untuk bercerita dengan orang lain? Bila saat ini Anda rindu mengalami kemerdekaan dari beban-beban Anda, segeralah temui keluarga rohani atau komunitas sel Anda. Ceritakan apa yang menjadi beban Anda dan ajak mereka berdoa bersama. Percayalah, Tuhan bisa memakai kehadiran mereka untuk membawa Anda mengalami kemerdekaan dari beban hidup yang berlebihan.

RENUNGAN
KESENDIRIAN bisa memicu masalah BERKEMBANG menjadi beban yang berlebihan, karena itu BANGUNLAH KELUARGA ROHANI YANG KUAT

APLIKASI
1. Apakah Anda memiliki keluarga rohani?
2. Apa faedah yang Anda rasakan saat memiliki keluarga rohani?
3. Apa yang bisa Anda lakukan agar keluarga rohani Anda semakin kuat?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk keluarga rohani yang Engkau hadirkan dalam hidup kami. Mampukan kami agar bisa membangun keluarga rohani yang semakin kuat. Kami juga meminta agar Engkau menambahkan jumlah kami sehingga semakin banyak orang yang dikuatkan dan dimerdekakan melalui komunitas ini. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.