Membangun Pondok Daud Seperti Daud

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 13:16-23

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 13:22b Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

Perpustakaan selalu paling ramai waktu istirahat siang. Di antara murid-murid yang meminjam buku, ada seorang anak yang terbilang unik. Sementara yang lainnya membaca novel romantis atau cerita detektif yang mendebarkan, Linda selalu kedapatan memegang buku biografi. Penasaran, guru yang menjaga perputakaan bertanya kenapa ia hanya membaca biografi. Dengan mantap, Linda berkata, “Karena aku ingin menjadi orang yang sukses dan berdampak, jadi aku mencari tahu rahasia sukses orang-orang yang berhasil melakukannya.”

Setiap kita tentu ingin sukses. Berhasil dalam studi dan karier, rumah tangga, berelasi dengan sesama, bahkan dalam pelayanan. Namun, seberapa sering kita berusaha begitu keras, tetapi malah terbentur kegagalan demi kegagalan? “Dari kemuliaan sampai kemuliaan” pun hanya menjadi sekedar lagu yang suka kita nyanyikan, tetapi tak kunjung terwujud. Tak sedikit dari kita yang mulai berpikir, mungkin itu karena kita masih penuh dengan kelemahan, kesalahan, dan kekurangan.

Jika demikian, kita perlu mempelajari hidup Daud. Bukankah kehidupannya penuh dengan kemenangan demi kemenangan? Menariknya, meski Tuhan menyatakannya sebagai seorang yang berkenan di hati-Nya dan melakukan segala kehendak-Nya, Daud bukanlah orang yang sempurna. Ia pernah menjadi orang yang diremehkan keluarganya sendiri. Ia juga pernah jatuh ke dalam dosa yang tak terbayangkan. Namun, Tuhan tetap memilihnya dan dari keturunannya lahir Juruselamat dunia, Yesus Kristus. Hal itu karena Daud memiliki hati untuk terus mendekat kepada Tuhan. Kerinduan hatinya bahkan mendorongnya untuk membangun Pondok Daud, tempat ia dan seluruh bangsa Israel bisa datang menyembah Tuhan dari dekat. Seperti Daud, hendaknya kita pun terus mendekat dan semakin mendekat dengan hadirat Tuhan. Sesibuk apa pun, buatlah waktu untuk datang ke Pondok Daud. Bahkan ikutlah memperjuangkan pembangunan Pondok Daud. Saat kita dekat dengan Tuhan yang memegang kunci kemuliaan, mujizat Pondok Daud tidak mungkin tidak dinyatakan dalam hidup kita. (MV.L)

RENUNGAN
Bangunlah Pondok Daud SEPERTI YANG DAUD LAKUKAN, maka KEMULIAAN TUHAN akan TERBIT atas setiap kita.

APLIKASI
1. Apakah yang dapat Anda pelajari dari Daud yang membangun Pondok Daud?
2. Mengapa Anda perlu belajar dari Daud untuk membangun Pondok Daud?
3. Bagaimana Anda dapat mempraktikkan apa yang Anda pelajari dari Daud?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih untuk rhema-Mu akan Pondok Daud. Kami mau terlibat lebih lagi dalam pembangunan Pondok Daud. Bukan hanya untuk melihat kemuliaan-Mu terbit atas kami, tetapi juga agar kami bisa semakin mengenal isi hati-Mu bagi setiap kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”