Membangun Pondok Daud Yang Tuhan Rindukan

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Yesaya 60:1-22

RHEMA HARI INI
Yesaya 60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.

Alkisah ada dua desa miskin di sebuah kerajaan. Desa-desa itu terletak di ujung Utara dan Selatan. Kedua tempat ini terpilih untuk dijadikan rumah peristirahatan raja. Yang satu untuk musim panas, yang lain musim dingin. Raja pun mempercayakan sejumlah dana yang juga boleh dipergunakan untuk memperbaiki desa. Desa Utara langsung mengambil sebagian untuk mengubah rumah-rumah kumuh menjadi penginapan mewah. Karena ke mana pun raja pergi, tentu banyak yang akan datang berkunjung. Namun, desa Selatan memutuskan untuk mencari tahu lebih detail apa yang raja mereka sukai dan tempat seperti apa yang ada di bayangannya. Berdasarkan semua informasi itulah mereka membangun istana peristirahatan bagi raja. Mereka tidak peduli jika untuk itu mereka hanya bisa sedikit memperbaiki tempat tinggal mereka sendiri.

Sejalan dengan waktu, meski raja berencana bergantian menggunakan dua tempat itu, ternyata ia merasa lebih nyaman di istana Selatan. Saking betahnya, lama-kelamaan ia menghabiskan lebih banyak waktu di sana daripada istananya sendiri. Akhirnya, untuk bisa terus berdekatan dan berhubungan dengan raja, para bangsawan dan tamu-tamu dari kerajaan lain mendanai desa tersebut untuk membangun tempat tinggal bagi mereka. Desa mereka pun menjadi semakin besar dan makmur. Sementara itu, desa Utara yang ditinggalkan kembali menjadi sepi dan miskin.

Seperti yang desa Selatan lakukan, kalau kita bisa menangkap rhema tentang kerinduan hati Tuhan dan membangun Pondok Daud seperti yang ada dalam bayangan-Nya, Dia pun akan terus bertakhta di tengah-tengah kita. Saat hati kita lebih memikirkan kepentingan-Nya dan kita lebih sibuk membangun Kerajaan-Nya, Tuhan pun tidak akan menutup mata-Nya terhadap kehidupan kita. Dia akan mendatangkan berkat-Nya dari ujung-ujung bumi, dari tempat dan dengan cara yang sebelumnya tak terbayangkan oleh kita. Sehingga kita pun bisa bangkit menjadi berkat dan terang yang mendeklarasikan kebesaran-Nya kepada banyak orang. (MV.L)

RENUNGAN
Saat Pondok Daud DIBANGUN KEMBALI, Tuhan akan mendatangkan KEKAYAAN, KEMULIAAN, dan KEJAYAAN ke tengah-tengah kita.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda mendapatkan rhema Tuhan untuk membangun Pondok Daud dan menjalankannya? Mengapa?
2. Mengapa kekayaan, kemuliaan, dan kejayaan dapat Tuhan curahkan saat Pondok Daud terbangun kembali?
3. Bagaimana Anda dapat melibatkan diri dalam membangun Pondok Daud?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, berikanlah kami kepekaan lebih lagi, agar kami dapat menangkap rhema-Mu, agar kami dapat mengetahui secara lebih terperinci apa yang sesungguhnya Engkau rindukan dalam pembangunan Pondok Daud-Mu. Kami ingin menjadi orang-orang pertama yang bangkit dan bergerak untuk mewujudkan isi hati-Mu, sehingga kami pun boleh bangkit menjadi terang-Mu bagi bangsa-bangsa. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.