Membawa Masuk Kemuliaan Ilahi

BACAAN HARI INI
Mazmur 42:1-12

RHEMA HARI INI
Mazmur 42:2-3 Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah. Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah?

Seandainya malaikat Tuhan yang begitu gagah, bersinar dan penuh kuasa tiba-tiba muncul memberitakan Injil sukacita dan memperingatkan umat manusia untuk bertobat, kira-kira apa yang terjadi? Bisakah kita membayangkannya? Pastilah tidak perlu waktu lama atau bersusah-susah untuk membuat banyak orang bertobat, menerima Yesus dan diselamatkan. Tapi Tuhan justru ingin kita, anak-anakNya yang masih mempunyai banyak kekurangan, mengabarkan Injil, menjadi terang dan menyelamatkan sebanyak mungkin umat manusia. Tuhan ingin kita membawa kemuliaan Ilahi masuk dalam kehidupan kita supaya mereka yang melihat memuliakan Bapa di sorga. Tuhan ingin kita membawa kemuliaan Ilahi masuk dalam bangsa kita untuk menerangi kegelapan yang sedang melingkupi bangsa kita tercinta.

Daud adalah orang yang haus dan lapar untuk membawa kembali kemuliaan masuk ke dalam bangsanya. Daud rindu ada kemuliaan Tuhan di istananya, Daud rindu ada kemuliaan Tuhan dalam keluarganya. Sebab Daud tahu bahwa kemuliaan dunia sama sekali tidak ada artinya dibanding kemuliaan Ilahi. Kemuliaan yang dibarengi dengan kuasa dan otoritas dari tempat maha tinggi. Kehausan dan kelaparan Daud untuk membawa masuk kemuliaan Ilahi dalam kehidupan bangsanya inilah yang membuat Tuhan memberikan kunci kemuliaan pada Daud.

Daud tahu bahwa divine glory atau kemuliaan Ilahi seperti ini hanya akan dimanifestasikan saat Raja Kemuliaan, yaitu Yesus Kristus Tuhan semesta alam, masuk dalam hidupnya dan bangsanya. Karena itulah Daud berjuang untuk membawa kembali tabut Allah ke Israel dan membangun pondok Daud. Manusia roh Daud menyadari satu-satunya cara untuk membawa kembali kemuliaan Allah adalah melalui pujian dan penyembahan yang menyentuh hati Tuhan di pondok Daud. Jika kita rindu kemuliaan Allah dinyatakan dalam hidup kita dan bangsa kita, milikilah kehausan dan kelaparan seperti Daud. Bangun kembali pondok Daud, maka kita akan memiliki kunci dan otoritas untuk membuka setiap pintu yang tertutup di hadapan kita sehingga terobosan akan selalu terjadi dalam hidup kita. Saat kemuliaan Ilahi masuk dalam bangsa kita, kegelapan akan terusir, terang datang dan nama Tuhan akan dipermuliakan.

RENUNGAN
Miliki KEHAUSAN dan KELAPARAN untuk membawa KEMULIAAN ILAHI masuk dalam hidup kita dan juga bangsa kita.

APLIKASI
1. Apakah saat ini ada kemuliaan Ilahi dalam hidup Anda? Mengapa Anda merasa demikian?
2. Apa yang terjadi bila kemuliaan Ilahi lenyap dari hidup kita atau bangsa kita?
3. Apa langkah yang akan Anda ambil untuk membawa kembali kemuliaan Allah?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan Yesus janganlah kiranya kemuliaan-Mu diambil dari hidup kami dan dari bangsa kami. Terimakasih atas rhema pondok Daud yang Kau berikan pada kami, kami akan berjuang sekuat tenaga untuk membangun pondok Daud. Agar hati-Mu di sukakan dan Engkau berkenan menyatakan kemuliaan-Mu dalam hidup kami dan bangsa kami. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.