Membayar Harga Untuk Memperoleh Kuasa Roh Kudus

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Kisah Para Rasul 2:1-13

RHEMA HARI INI
Kisah Para Rasul 2:1-2 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

Vina dan Alin adalah dua sahabat yang sangat akrab sejak kecil. Mereka berdua sering terlihat bersama di setiap saat. Keduanya juga merupakan jemaat yang rajin beribadah di gerejanya. Namun, kehidupan kerohanian mereka biasa-biasa saja karena ibadah mereka hanya rutinitas. Suatu ketika, mereka bertemu seseorang yang bukan pendeta, tetapi memiliki karunia menyembuhkan. Hanya dengan menumpangkan tangan dan berdoa atas nama Yesus, yang sakit disembuhkan. Saat itu mereka berdua juga ingin dikaruniai kuasa Roh Kudus.

Setelah itu Vina dengan tekun belajar untuk taat. Ia menyediakan waktunya untuk melayani di gereja, mengikuti kelompok sel, dan membangun mezbah Pondok Daud. Berbeda halnya dengan Alin. Tugas kuliah dan les-les tambahan yang menumpuk cukup membuatnya stres. Ia sering kecapaian untuk menyembah Tuhan. Tak pernah pula terlintas dalam pikirannya untuk melayani dan mengikuti kelompok sel. Tidaklah heran jika kerohanian Vina terus bertumbuh. Buhan hanya mendapatkan karunia berbahasa roh, ia juga semakin peka mendengarkan suara Tuhan. Akhirnya, ia pun dipakai Tuhan untuk menyembuhkan orang-orang yang sakit. Sedangkan Alin, saat ini pertumbuhan rohaninya mengalami stagnasi dan semakin kering setiap harinya.

Tentu setiap anak Tuhan merindukan kehidupan yang penuh kuasa. Terlepas dari apakah kita merasa layak atau tidak, kehidupan seperti itu sudah Tuhan janjikan kepada setiap kita. Tergantung bagaimana kita meresponinya. Contohlah murid-murid Yesus yang mentaati perintah Tuhan Yesus untuk tinggal di Yerusalem dan menantikan janji Bapa untuk pembaptisan Roh Kudus (Kis. 1:4-8). Saat itu mereka tidak mengetahui harus menanti berapa lama, tetapi mereka tetap bertekun dalam doa dan persekutuan. Pada akhirnya, mereka pun menerima apa yang dijanjikan itu dan kuasa yang menyertainya. Kalau kita mau bayar harga dan menanti-nantikan Tuhan berkarya dalam hidup kita, Dia juga akan mengaktivasikan manusia roh kita dan kita pun dapat berjalan dalam kuasa Roh Kudus.

RENUNGAN
Hanya mereka yang MAU BAYAR HARGA yang akan MEMPEROLEH KUASA ROH KUDUS.

APLIKASI
1. Apakah Anda ingin memperoleh kuasa Roh Kudus yang bekerja dalam kehidupan Anda? Jika iya, apakah halangan Anda untuk mau bayar harga?
2. Mengapa hanya orang-orang yang mau bayar harga yang dapat memperoleh kuasa Roh Kudus?
3. Komitmen apa yang akan Anda lakukan untuk membayar harga?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, terima kasih atas penyertaan-Mu hari ini. Ya Bapa, kami mau untuk menerima kuasa Roh Kudus untuk terus hidup dengan tuntunan-Mu saja. Sungguh kami merindukan lawatan-Mu nyata atas kami, dan kami mau berkomitmen untuk berani bayar harga sehingga kami Kau layakan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.