Memberi Berarti Melakukan Hal Baik Untuk Diri Sendiri

RHEMA HARI INI
I Yoh 3: 17 Barangsiapa mempunyai harta duniawi dan melihat saudaranya menderita kekurangan tetapi menutup pintu hatinya terhadap saudaranya itu, bagaimanakah kasih Allah dapat tetap di dalam dirinya?

Kisah ini bercerita tentang seorang wanita cantik bergaun mahal yang mengeluh kepada psikiaternya bahwa dia merasa seluruh hidupnya hampa tak berarti. Maka si psikiater memanggil seorang wanita tua penyapu lantai dan berkata kepada si wanita kaya, “Saya akan menyuruh Mary di sini untuk menceritakan kepada anda bagaimana dia menemukan kebahagiaan. Saya ingin anda mendengarnya.” Si wanita tua meletakkan gagang sapunya dan duduk di kursi dan menceritakan kisahnya: “OK, suamiku meninggal akibat malaria dan tiga bulan kemudian anak tunggalku tewas akibat kecelakaan. Aku tidak punya siapa-siapa. Aku kehilangan segalanya. Aku tidak bisa tidur, tidak bisa makan, aku tidak pernah tersenyum kepada siapapun, bahkan aku berpikir untuk mengakhiri hidupku. Sampai suatu sore seekor anak kucing mengikutiku pulang. Sejenak aku merasa kasihan melihatnya. Cuaca dingin di luar, jadi aku memutuskan membiarkan anak kucing itu masuk ke rumah. Aku memberikannya susu dan dia minum sampai habis. Lalu si anak kucing itu bermanja-manja di kakiku dan untuk pertama kalinya aku tersenyum. Sesaat kemudian aku berpikir jikalau membantu seekor anak kucing saja bisa membuat aku tersenyum, maka mungkin melakukan sesuatu bagi orang lain akan membuatku bahagia. Maka di kemudian hari aku membawa beberapa biskuit untuk diberikan kepada tetangga yang terbaring sakit di tempat tidur. Tiap hari aku mencoba melakukan sesuatu yang baik kepada setiap orang. Hal itu membuat aku bahagia tatkala melihat orang lain bahagia. Hari ini, aku tak tahu apa ada orang yang bisa tidur dan makan lebih baik dariku. Aku telah menemukan kebahagiaan dengan memberi.” Ketika si wanita kaya mendengarkan hal itu, menangislah dia. Dia memiliki segala sesuatu yang bisa dibeli dengan uang namun dia kehilangan sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang.

Ketika kita memberi sesungguhnya kita bukan hanya sedang membuat orang lain bersukacita, tetapi kita sendiri juga dibuat bersukacita. Dalam kisah di atas, wanita tua tersebut merasakan kebahagiaan ketika dia bisa memberi. Ketika kita melihat orang lain bersukacita, hati kita juga akan bersukacita. Jadi ketika anda memberi sesungguhnya anda sedang melakukan hal baik bagi diri anda sendiri. Marilah kita memiliki hati yang suka memberi, sehingga segala kekecewaan kita digantikan dengan sukacita yang melimpah-limpah, bahkan kasih Tuhan memenuhi hidup kita, karena kita sudah berbuat kebaikan bagi orang lain. (ABU)

RENUNGAN
Kebenarannya adalah ketika Anda MEMBERI, sebenarnya Anda sedang MELAKUKAN HAL YANG BAIK untuk diri Anda sendiri.

APLIKASI
1. Apakah yang menjadi fokus hidup anda selama ini, memberi atau menerima. Coba renungkan ?

2. Dan apa komitmen anda kedepan ?

DOA UNTUK HARI INI
Bapa dalam nama Tuhan Yesus, ajar kami untuk selalu memberi, karena dengan memberi kami sedang melakukan hal baik bagi kami. Amin