Memberi Pasti Mengasihi

Renungan Keluarga Allah
Selasa, 30 Agustus 2016

BACAAN HARI INI

Yohanes 3:1-21

RHEMA HARI INI

Yohanes 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Tinggallah seorang tukang becak di sebuah kota kecil, dia adalah orang yang sangat ramah dan senang membantu orang lain. Setiap hari setelah doa pagi di gereja, waktunya dihabiskan untuk mengayuh becak mengantar para pelanggannya dengan imbalan sekedarnya. Hebatnya tukang becak ini tidak pernah mengeluh berapapun uang yang dia dapat dari pelanggannya. Bahkan tukang becak ini tidak pernah mematok harga seberapa jauh dia mengantar pelanggannya. Dia melakukannya dengan tulus dan penuh semangat. Para pelanggannya sangat menyukai tukang becak ini, karena ia pribadi yang ramah dan senyum tak pernah lekang dari wajahnya. Karena kebaikan hatinya itu, banyak orang yang menggunakan jasanya membayar lebih. Suatu ketika dia melihat seorang anak kecil kurus yang membantu ibu – ibu berbelanja dan menerima uang recehan sebagai imbalan jasanya. Tapi setelah menerima uang, anak itu justru mengais sampah untuk mencari sisa makanan. Tukang becak ini menghampiri dan bertanya, “Kenapa kamu tidak membeli makanan dengan uangmu itu?” Anak itu menjawab, “Karena uang ini untuk membeli makanan adik – adik saya.” Tukang becak ini tersentuh dan menemui kedua adik anak laki – laki itu. Kemudian membawa ketiga anak itu ke sebuah yayasan panti asuhan. Saat menyerahkan ketiga anak yatim piatu itu, dia merasa sangat tersentuh dengan melihat kondisi panti asuhan tersebut, kemudian tukang becak ini mengatakan pada pengurus yayasan, “Setiap hari saya akan menyerahkan penghasilan saya untuk membiayai anak-anak miskin yang tinggal disini.” Dan sampai akhir hayatnya tukang becak ini selalu menyerahkan penghasilannya bagi panti asuhan tersebut. Uang tabungan terakhir yang diserahkannya adalah 650 ribu sebelum dia meninggal di usianya yang ke 93 tahun.

Bila seseorang yang miskin menyumbang dari kekurangannya karena kasih, maka ia mengajarkan kita untuk selalu bersyukur dan selalu berbagi kepada sesama. Kita bisa memberi dengan terpaksa, tetapi tidak mungkin kita mengasihi tanpa memberi.

RENUNGAN

Tidak mungkin kita MENGASIHI tanpa MEMBERI.

APLIKASI

  1. Manakah pilihan Anda? Memberi dengan terpaksa atau memberi karena mengasihi?
  2. Tuhan telah memberikan AnakNya karena mengasihi kita, apa yang bisa kita berikan bagi Tuhan yang telah mengasihi kita lebih dulu?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan berikanlah kami hati yang mengasihi Engkau, karena Engkau telah mengasihi kami lebih dulu. Beri kami hikmat untuk belajar memberi karena kasih pada sesame kami. Dalam nama Yesus kami berdoa. Amin

BACAAN ALKITAB SETAHUN

Kejadian 38-40