Memberikan Makan Manusia Roh

RHEMA HARI INI
Yosua 1:8 “Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.”

Hidup Tavip baik adanya, hingga kecelakaan buruk menimpanya. Pada waktu itu sebuah tiang katrol pengangkut besi seberat 200 kg patah dan menimpa kepala bagian kanan. Cedera berat dialami, tengkorak kepala pecah dan sebagian otak keluar. Dokter mengatakan bahwa seperempat bagian otak telah terluka. Setelah tujuh hari koma Tavip tersadar namun dengan keadaan berbeda. Setelah sadar, Tavip mencoba menggerakkan tangan dan kaki, tapi ternyata tidak bisa digerakkan sama sekali. Akibat peristiwa ini Tavip tidak dapat bekerja untuk kurun waktu dua tahun lamanya. Tavip juga menghadapi pukulan yang berat, rencana Tavip untuk bertunangan harus dibatalkan. Hari-hari Tavip lalui dengan tangis putus asa, bahkan seringkali menyalahkan Tuhan atas kejadian ini. Suatu malam Tavip tersentak sadar. Tavip sadar, misalkan pada saat kejadian itu Tavip meninggal dunia, Tavip yakin masuk surga karena telah menerima Tuhan Yesus dalam hati sebagai Juruselamat, tetapi kalau sampai ia tidak meninggal berarti Tuhan masih punya rencana yang indah bagi hidupnya. Akibat kesadaran itu, Tavip tidak berputus asa lagi. Tavip mulai berdoa dan minta bantuan Tuhan untuk memberi kekuatan bagi hidup Tavip. Tavip mulai mendapatkan kekuatan dan penghiburan dari Dia. Tuhan begitu baik bagi kehidupan Tavip, perlahan-lahan tubuh Tavip dipulihkan. Tavip mulai bisa melukis. Lama kelamaan tubuh Tavip mulai bisa digerakkan normal kembali. Tavip mulai bisa berjalan, dari tertatih-tatih hingga bisa berjalan perlahan. Akhirnya Tavip bisa pergi ke tempat lain dan bisa pergi untuk bekerja, bahkan kini Tavip dapat membawa mobil sendiri. Bahkan lewat hasil usaha, Tavip dapat menghidupi dua puluh kepala keluarga.Akibat kejadian kecelakaan, dahulu Tavip gagal bertunangan. Namun Tuhan itu baik pada Tavip, Dia berikan pada Tavip istri yang setia dan dua anak.

Kita harus memberi makan manusia roh kita dengan rhema Firman Allah. Sama seperti manusia tubuh kita butuh makanan jasmani, manusia jiwa kita butuh makanan jiwa, demikian pula manusia roh kita butuh makanan roh yaitu Rhema Firman Tuhan. Sebenarnya yang mengubah hidup kita bukan banyaknya Firman yang kita terima atau dengar, tetapi dari berapa banyak Firman yang disaat di sampaikan itu menjadi Rhema dalam hidup kita, karena itulah yang dapat mengubah hidup kita. Sehingga bukan menjadi patokan untuk menulis banyaknya ayat disaat kita mendengar kotbah serta kita menyalin setiap kata yang dikotbahkan diatas mimbar yang dapat mengubah hidup kita, tapi Tulislah dan catatlah ayat-ayat Firman yang anda tahu bahwa itu menjamah hidup anda dan anda mendapatkan pewahyuan yang baru mengenai firman yang anda dengar. inilah yang dinamakan menjadi Rhema / timbul iman. Itulah yang dapat mengubah hidup kita. Dalam kisah di atas, Tavip menerima rhema bahwa dia telah diselamatkan sehingga memiliki hidup penuh kuasa. Kita perlu belajar untuk membaca, merenungkan dan menggali logos Firman Tuhan ini dalam hadirat Tuhan, sampai ayat yang tadinya hanyalah ayat tertulis yang mati berubah menjadi ayat yang hidup yang seolah-olah melompat keluar dari halaman-halaman Alkitab kita dan masuk dalam hati kita / roh kita. Hanya ketika kita terus-menerus memberi makan manusia roh kita dengan RHEMA FIRMAN TUHAN, maka kita akan memiliki hidup yang PENUH KUASA. (ABU)

RENUNGAN
Hanya ketika kita terus-menerus memberi makan manusia roh kita dengan RHEMA FIRMAN TUHAN, maka kita akan memiliki hidup yang PENUH KUASA.

APLIKASI
1. Makanan seperti apa saja yang sudah anda berikan untuk manusia roh anda ?

2. Evaluasai, sudah cukupkah makanan itu bagi manusia roh anda ?

DOA UNTUK HARI INI
Ajakarkan kami Tuhan untuk terus memberikan makanan bagi manusia roh kami karena kami tahu hidup kami akan penuh kuasa jika diisi rhema FirmaMu. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN :
Kejadian Pasal 7-9
Matius Pasal 3