Memenangkan Jiwa Dan Menjadi Berguna

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Filipi 1:12-26

RHEMA HARI INI
Filipi 1:21-22a Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah.

Kita semua pasti banyak yang tahu lagu “Hidup Ini Adalah Kesempatan.” Lagu ini sangat populer di akhir tahun lalu. Dengan lagu ini kita belajar memahami bahwa waktu kita di dunia ini tidak banyak, umur kita tidak seberapa panjang. Dengan waktu yang Tuhan berikan, selama sisa hidup kita saat ini, jadilah berguna bagi kerajaan Allah.

Pada tahun 2005, Brian “Head” Welch meninggalkan Korn untuk mengabdi kepada Yesus. Empat tahun kemudian, anggota Korn yang lain, Reginald Arvizu alias Fieldy basis Korn, mengumumkan telah menjadi pengikut Yesus mengikuti jejak rekannya sebelumnya. Fieldy mengakui bahwa Brian Welch memberikan pengaruh kepada pertobatannya dalam suatu cara yang unik. Sebagai catatan, Korn adalah sebuah grup rock yang begitu sukses dan telah menjual lebih dari 30 juta album dan memiliki 9 hits yang mendunia. Didirikan pada tahun 1993, Korn pernah mendapatkan enam nominasi Grammy dan memenangkan dua diantaranya. Musik Korn terkenal dengan aliran rock keras dan lirik-lirik yang mengagungkan kekerasan. Kini, baik Welch maupun Fieldy, sama-sama mengabdikan hidupnya untuk menjangkau jiwa-jiwa bagi Yesus.

Hari ini, marilah kita mengambil keputusan untuk masuk dalam proyek besar Tuhan untuk keselamatan jiwa-jiwa. Marilah kita berlomba lomba untuk menjangkau jiwa sesuai dengan panggilan kita masing-masing. Kita bisa mulai dengan menceritakan kebaikan Tuhan dalam hidup kita kepada orang-orang di sekeliling kita supaya mereka bisa melihat kemuliaan Tuhan dan timbul kerinduan untuk mengalami anugerah yang sama seperti kita. Ketika kita menjadi alat Tuhan yang sangat produktif dalam menjangkau jiwa-jiwa, maka kita akan menjadi anak Tuhan yang sangat berguna bagi Kerajaan Allah.

RENUNGAN
Semakin kita MEMENANGKAN JIWA, semakin kita menjadi ANAK YANG BERGUNA bagi Tuhan.

APLIKASI
1. Lihatlah sekeliling Anda, ada berapa jiwa yang harus diselamatkan?
2. Seberapa besar kerinduan Anda untuk jiwa-jiwa tersebut?
3. Komitmen apa yang akan Anda ambil supaya Anda bisa memenangkan banyak jiwa dan menjadi anak yang berguna bagi Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami bersyukur atas anugerah keselamatan yang telah kami terima. Kami tidak mau egois hanya menerimanya tanpa peduli keselamatan orang lain. Pakailah kami, para hamba-Mu ini, sebagai alat-Mu untuk menyelamatkan banyak jiwa. Penuhi kami lebih lagi dengan Roh Kudus-Mu, supaya kami bisa menjadi alat-MU yang produktif untuk menjangkau jiwa-jiwa dan berguna bagi Kerajaan-MU. Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.