MEMILIH CARA UNTUK MENANTI

RHEMA HARI INI

Yesaya 30:15-16 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Tetapi kamu enggan, kamu berkata: “Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat,” maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: “Kami mau mengendarai kuda tangkas,” maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.

Natasha Higgins telah berjuang melawan penyakit Limfoma Hodgkin selama 9 tahun. Sebuah penyakit langka yang termasuk salah satu jenis kanker yang menyerang kelenjar getah bening (limfoma). Karena sistem limfatik memiliki peran dalam mengontrol sistem kekebalan tubuh, maka penderitanya akan menjadi rentan terhadap infeksi. Ia lalu memutuskan untuk menghentikan perawatan dan ingin menjalani sisa hidupnya dengan tenang. Alasan Natasha adalah karena ia merasa Tuhan memintanya untuk tetap diam dan percaya, dan ia merasa damai dengan keputusan yang di buatnya.

Meski cukup sulit bagi Natasha, dan ia pun terkadang merasa takut jika janji-janji Tuhan tidak nyata, tetapi ia tetap berserah penuh. Sampai suatu kali ia terhubung dengan Nicole Jasien di jejaring Facebook. Mereka membuat janji untuk bertemu dalam sebuah acara kebangunan rohani di Los Angeles. Meski belum pernah bertemu sebelumnya, Tuhan menggerakkan Nicole untuk berangkat ke Los Angeles untuk bertemu dengan Natasha dan mendoakannya. Ketika tiba waktunya Natasha untuk mengunjungi dokternya, baik ia maupun sang dokter dibuat terkejut. Kanker Natasha dinyatakan telah bersih dan hanya harus melakukan beberapa proses pengobatan kecil untuk melenyapkan sisa dan bekas yang di bawa oleh sel kanker dari tubuh Natasha.

Menanti adalah sesuatu yang tidak mengenakkan. Terlebih jika penantian itu di vonis berakhir dengan kematian, seperti Natasha. Tetapi ini bukan berarti kita kehabisan pilihan. Kita tetap dapat memilih menanti dengan tenang atau menanti dengan gelisah. Menanti itu sendiri sudah sangat menekan, karena kita tidak tahu apa yang ada di depan sana. Jika ditambah dengan kegelisahan, berarti ada beban dobel yang kita tanggung. Sama-sama tidak tahu, bukankah lebih baik jika kita menanti dengan tenang? Sebab sebagai orang percaya, kita mempunyai satu jaminan yang pasti, yaitu Tuhan yang begitu limpah kasih karunia-Nya. Tenangkan diri, serahkan semua kekuatiran dan ketakutan kita pada Tuhan, maka kekuatan-Nya akan mengalir. Memberi kita stamina yang tidak biasa untuk terus berjuang sampai janji Tuhan dinyatakan. Tuhan Yesus memberkati. (ABU)

RENUNGAN

Pilihan ada di tangan kita, MENANTI dengan TENANG atau MENANTI dengan GELISAH.

APLIKASI

1. Bagaimana sikap Anda selama ini dalam menantikan sesuatu?
2. Apa yang Anda dapatkan ketika Anda menanti dengan perasaan gelisah dan khawatir?
3. Bagaimana cara Anda menjaga supaya bisa tetap tenang saat menanti pertolongan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, ampuni kami jika dalam ketidak percayaan kami, kami terseret dalam kegelisahan kami sendiri. Beri kami hati yang teguh, hati yang tenang dan hati yang percaya penuh kepada-Mu. Terimakasih Bapa, kami percaya tidak ada yang mustahil bagi-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!