Memperbaharui Anggur Kasih Dalam Keluarga

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
2 Korintus 9:6-11

RHEMA HARI INI
2 Korintus 9:6 Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga.

Pernikahan Sarah dan Fred dilanda pertengkaran tanpa henti. Pasalnya, Sarah merasa Fred kurang perhatian. Sarah tidak tahan lagi dengan Fred yang melupakan hari ulang tahunnya dan juga ulang tahun pernikahan mereka. Padahal, dari perspektif Fred, ia hanya sangat sibuk dalam bisnis IT yang dibangunnya. Namun, Sarah sadar pertengkaran hanya akan membuat segalanya menjadi lebih buruk. Lalu ia teringat betapa senangnya Fred saat ia memeluk dan menciumnya setiap kali suaminya membawakan pernik-pernik kecil. Jadi ia menunggu kesempatan untuk melakukan hal seperti itu.

Beberapa hari kemudian, Fred membawa pulang buku yang diminta Sarah untuk dibawakan dari perpustakaan. Sarah berterima kasih kepadanya seolah ia baru saja mendapatkan sebuah berlian. Saat itu Fred memandangi Sarah seolah-olah istrinya itu sudah gila. Namun, di saat yang sama ia merasa senang karena dihargai. Ia pun mulai berusaha untuk memperhatikan Sarah dengan hal-hal yang lebih kreatif, sehingga terciptalah kemesraan seperti masa ketika mereka sedang berpacaran.

Keluarga yang harmonis, penuh dengan sukacita sorgawi, adalah impian semua orang. Pertanyaannya adalah, apakah kondisi keluarga kita sudah seperti yang kita impikan selama ini? Meskipun kita anak Tuhan, bahkan aktif dalam pelayanan, bukan jaminan bahwa keluarga kita adalah keluarga yang penuh dengan sukacita dan damai sejahtera. Bulan ini, rhema firman Tuhan adalah pemulihan keluarga. Ini adalah waktunya Tuhan memulihkan keluarga kita. Tidak serta merta itu akan terjadi. Ada bagian yang harus kita kerjakan. Sepasti hukum tabur tuai, kalau kita menabur kasih dalam keluarga kita, menyirami dan memupuknya dengan kasih, kita pasti menuai anggur kasih. Selain itu, kita juga perlu menyediakan ruang bagi Yesus dalam keluarga kita. Jadikan Dia yang terutama dan berikan Dia tempat terhormat dalam keluarga kita. Dengan demikian, Tuhan sendiri yang akan memastikan mujizat pemulihan keluarga terjadi dalam hidup kita dan keluarga kita akan menjadi sorga di bumi.

RENUNGAN
Taburkanlah BENIH KASIH, sebab ANGGUR KASIH dalam keluarga harus TERUS DIPERBAHARUI.

APLIKASI
1. Sudahkah Anda menaburkan benih kasih dalam keluarga? Mengapa?
2. Mengapa Anggur kasih dalam keluarga harus terus diperbaharui?
3. Bagaimana Anda dapat menabur benih kasih dalam keluarga Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang baik, terima kasih atas keluarga yang telah Engkau berikan dalam hidup kami. Mampukan kami untuk menaburkan benih kasih di tengah-tengah keluarga kami, agar kami dapat melihat Engkau berkarya dan memenuhi kembali tempayan-tempayan anggur kasih dan sukacita dalam keluarga kami.Di dalam nama Tuhan Yesus kami sudah berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.