02 Desember 2015 – Menang Atas Kemarahan

BACAAN HARI INI

Filipi 4:10-20

RHEMA HARI INI

Filipi 4:13 Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.

Tahukah Anda bagaimana cara memancing kepiting? Pergunakan sebatang bambu, lalu ikatkan seutas tali ke batang bambu itu, di ujung lain tali itu ikatkan sebuah batu kecil. Ayunkan bambu agar batu di ujung tali terayun menuju kepiting yang akan dipancing. Ganggulah kepiting itu dengan batu, buatlah gerakan menyentak dan menyentak agar kepiting marah. Dan kalau itu berhasil, maka kepiting itu akan ‘menggigit’ tali atau batu itu dengan geram, capitnya akan mencengkeram batu atau tali dengan kuat sehingga kita bisa leluasa mengangkat bambu dengan ujung tali berisi seekor kepiting gemuk yang sedang marah. Kita tinggal mengayun bambu perlahan menuju ke sebuah wajan besar berisi air mendidih yang sudah kita siapkan. Celupkan kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut, maka seketika kepiting akan melepaskan gigitan karena merasakan panasnya air mendidih. Tubuh kepiting kemudian menjadi merah dan tak lama kemudian kita bisa menikmati kepiting rebus yang sangat lezat.

Kepiting menjadi korban santapan karena kemarahannya. Namun, seberapa sering kita bisa melihat banyak orang juga jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena kemarahan.

Jadi kalau Anda menghadapi gangguan, baik itu batu kecil atau batu besar, pilihlah untuk menghadapinya dengan bijak. Redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dua tiga detik dengan menarik napas panjang, kalau perlu pergilah ke kamar kecil, cuci muka atau basuhlah tangan dengan air dingin, agar murka Anda mereda dan Anda terlepas dari ancaman wajan panas yang bisa menghancurkan masa depan Anda, seperti nasib kepiting tadi. Ingat, Tuhan sudah memberikan kemampuan kepada kita melalui Roh Kudus-Nya untuk mengendalikan perasaan kita. Rhema Firman Tuhan yang kita baca hari ini mengatakan bahwa kita bisa menanggung segala perkara di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepada kita. Segala perkara artinya termasuk perasaan marah kita. Oleh sebab itu jadilah pemenang atas perasaan Anda sendiri, maka Anda akan menjadi pemenang dalam kehidupan ini.

RENUNGAN

Marah atau tidak itu adalah PILIHAN KITA SENDIRI, sebab Tuhan sudah memberi kita kemampuan untuk mengendalikan perasaan kita.

APLIKASI

Langkah apa yang akan Anda lakukan untuk mengendalikan perasaan marah Anda?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan, ajari kami untuk terus-menerus menenangkan hati kami dan menguasai diri kami sehingga kami bisa mengendalikan perasaan kami. Kami rindu hidup kami bisa selalu menjadi berkat bagi orang-orang di sekeliling kami. Terimakasih Tuhan. Amin.

BACAAN ALKITAB SETAHUN

1 Tawarikh 1-2