Menang Atas Kesepian

ReMIKA: Renungan Minggu Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 27:45-56

RHEMA HARI INI
Matius 27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Tuntutan. Hubungan yang bersyarat. Perasaan tidak seorangpun yang memahami diri kita. Perubahan kondisi yang tidak cocok dengan hati. Dan masih banyak lagi. Itulah faktor-faktor pendorong yang membuat seseorang bisa merasa kesepian di tengah keramaian. Tetapi berita baiknya adalah, kita bukanlah satu-satunya orang yang bisa merasakan kesepian. Bahkan, Yesuspun pernah mengalaminya ketika Ia menyerahkan nyawa-Nya diatas kayu salib untuk menebus dosa kita. Saat itu adalah saat dimana Yesus ditolak oleh dunia dan sorga karena harus menanggung dosa seluruh umat manusia di dunia. Namun pada akhirnya Yesus berkemenangan atas kesepian-Nya tersebut dan atas segala hal yang ada dalam dunia ini.

Banyak janji Tuhan di dalam Alkitab yang meneguhkan kita bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkan kita sendirian sehingga kita tidak perlu merasakan kesepian yang berkepanjangan. Yesaya 49:15 “Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.” Atau Ibrani 13:5b “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Itu sebabnya jangan lagi merasa kesepian, sebab Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dan selalu menyertai hidup kita.

Ikutilah sesi terakhir dari seri kotbah bulan Juli “The Miracle of Inner Healing” atau “Mujizat Kesembuhan Batin” dengan tema: “Overcoming Lonelines” atau “Mengatasi Kesepian.” Dapatkan jadwal ibadah lengkap gereja kita di https://gbika.org/site/lokasi-dan-jadwal-ibadah/ Anda juga bisa mengikuti ibadah Keluarga Allah melalui streaming di www.keluargaallah.tv Bagikan link ini kepada kerabat, kenalan, atau keluarga Anda yang membutuhkan mujizat kesembuhan batin sehingga mereka juga bisa diberkati.

RENUNGAN
Jangan lagi merasa KESEPIAN, sebab TUHAN SELALU BESERTA KITA.

APLIKASI
1. Perasaan apa yang membuat Anda merasa kesepian?
2. Bagaimana Anda mengatasi kesepian yang Anda rasakan?
3. Komitmen apa yang akan Anda buat supaya kesepian Anda berubah menjadi kemenangan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan, kami bersyukur sebab Engkau Tuhan yang sekali-kali tidak pernah meninggalkan kami. Engkau selalu ada bagi kami. Bahkan Engkau menerima kami apa adanya. Jiwa kami aman dan tenang di dalam Engkau. Biarlah damai sejahtera ilahi yang Engkau curahkan dalam hati kami ini terus terpancar dari hidup kami dan berdampak bagi sekeliling kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.