Menang Melawan Tipu Muslihat Iblis

ReKA Video

 

Berlangganan ReKA Video melalui:

youtube

ReKA Audio

n

Klik tombol segitiga untuk mendengarkan pembacaan Renungan Keluarga Allah hari ini.

Bacaan Alkitab Setahun

pablo (1)

Klik gambar diatas untuk membaca dan mendengarkan pembacaan Alkitab Setahun untuk hari ini.

BACAAN HARI INI
Efesus 6:10-20

RHEMA HARI INI
Efesus 6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;

Di pagi yang dingin, Bobby kecil yang baru terbangun dari tidurnya menangis kencang. Mia, ibunya, segera berlari ke kamar dan memeriksa keadaan Bobby. Ia panik saat menyentuh tubuh Bobby. Panasnya tinggi sekali. Mia bingung. Dalam hati ada suara berkata, “Ah tidak perlu doa segala, mana mungkin demam Bobby bisa turun dengan doa. Lagipula Tuhan tidak mungkin mendengar doa-doamu. Kamu kan orang berdosa.” Mia mulai takut hal yang tidak diinginkan jika ia berlambat-lambat. Ia pun segera memberikan obat kepada Bobby. Selang dua jam kemudian, apa yang Mia kuatirkan justru menjadi kenyataan. Demam Bobby bukannya turun, ia malah terserang step, kejang-kejang, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Dalam situasi terjepit, kita senantiasa dihadapkan pada dua pilihan. Mencari Tuhan atau yang lain terlebih dahulu. Iblis akan mencoba bermacam cara untuk mengecoh dan menghancurkan kita. Entah itu lewat intimidasi yang membuat kita takut dan panik, sehingga kita salah langkah seperti Mia. Ataupun lewat tipu muslihatnya yang melumpuhkan iman kita, sehingga ketakutan menguasai kita.

Iblis adalah musuh yang harus kita waspadai dan hadapi. Firman Tuhan berkata, “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah” (Mrk 14:38). Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu berdoa, bergantung pada pimpinan Roh Kudus, serta mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah, sehingga kita dapat bertahan melawan tipu muslihat iblis. Percayalah! Ketika kita terus hidup dalam kekudusan, kebenaran, integritas, dan berdoa setiap hari, serta meminta darah Yesus menutup bungkus kita, maka kita pasti diluputkan dari segala dosa, pencobaan, dan mara bahaya yang menghancurkan hidup kita. Kita pun akan mendapat kekuatan untuk berdiri teguh dalam kebenaran firman-Nya, sehingga kita beroleh kemerdekaan dari merusak diri, kemerdekaan yang sejati, yang membawa kita kepada kehidupan yang berhasil dan berbuah lebat bagi kerajaan-Nya.

RENUNGAN
IBLIS akan mencoba BERMACAM CARA untuk menghancurkan kita; ia adalah MUSUH yang harus kita WASPADARI dan HADAPI

APLIKASI
1. Menurut Anda siapa musuh yang harus kita waspadai dan hadapi?
2. Apa sajakah cara iblis untuk menghancurkan kita?
3. Apa yang menyebabkan iblis dengan mudah menghancurkan kita, lalu apa antisipasi kita agar kita dapat berdiri teguh dan hidup dalam kemerdekaan yang sejati?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa, kami bersyukur atas firman-Mu yang memberi kekuatan bagi roh kami. Ingatkan kami untuk berdoa, meminta pimpinan Roh Kudus, dan mengenakan selengkap senjata Allah setiap hari. Agar kami memiliki kewaspadaan, dapat berdiri teguh, dan kuat melawan setiap serangan musuh, sehingga kami senantiasa hidup dalam kemerdekaan yang sejati. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.