Menangkap Rhema Dan Menerima Mujizat

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Yakobus 1:19-27

RHEMA HARI INI
Yakobus 1:22 Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Daniel Honda, berawal dari melihat di YouTube kemudian aktif berjemaat di GBIKA Jakarta. Rhema yang didapat lewat YouTube saat itu adalah puasa dan doa 40 hari, dengan taat Daniel ikut ambil bagian dengan doa puasa 40 hari itu. Satu saat, pada ibadah raya Ps. Nita Setiawan menyampaikan, “Berdoalah untuk sakit penyakitmu, atau bagi saudaramu yang membutuhkan kesembuhan ilahi, doakan, ini waktunya Tuhan melakukan mujizat-Nya.” Daniel berdoa, lalu di tengah doanya muncul wajah adiknya yang mengidap sakit lupus berikut anaknya yang sakit cerebral palsy (lumpuh otak) juga autis. Anak ini berusia 10 tahun, dan lumpuh sejak lahir.

Daniel menangkap tanda dari Tuhan ini, dia mendoakan adik dan keponakannya sekaligus, Daniel memproklamirkan kesembuhan buat mereka, imannya kuat berkata bahwa Tuhan pasti lakukan mujizat-Nya buat mereka. Selesai ibadah Tuhan mendorong Daniel untuk menelpon adiknya dan menyampaikan pesan Tuhan, bahwa Tuhan akan berkarya bagi mereka. Daniel mendorong adiknya untuk beriman dan menangkap janji Tuhan itu, juga membagikan channel YouTube GBIKA yang dimaksud. Tujuh hari kemudian, Daniel mendapat kabar dari adiknya lewat telepon bahwa Tuhan sudah melakukan mujizat-Nya, anaknya sembuh, lumpuh 10 tahun dibuat Tuhan bangkit dan berjalan. Luar biasa!

Semalam-malaman Petrus berusaha menangkap ikan, satupun tidak didapatnya. Tetapi disaat Petrus menangkap Rhema dari Tuhan dan melakukannya, saat jala ditebarkan, mujizat terjadi, dalam sekejap kelimpahan datang. Petrus menangkap sejumlah besar ikan, jumlah ikan yang ditangkapnya adalah record terbanyak dalam satu kali tangkapan, dan itu membuat Petrus tersungkur pada Tuhan. Saat ini mungkin kita ada dalam kondisi seperti Petrus, berbulan-bulan kita berjuang, bahkan bertahun-tahun mungkin kita berdoa, berharap mujizat itu datang, berharap kesembuhan itu terjadi, berharap berkat Tuhan limpah dalam hidup kita, dan itu semua belum berhasil. Saat ini, bulan ini akan ada mujizat yang luar biasa besar, tangkap Rhema Tuhan, taati dan lakukan, dalam sesaat mujizat akan datang, sederhana saja, sebab Tuhan tidak pernah menahan-nahan berkat dan mujizat-Nya bagi orang yang mau taat terhadap Rhema-Nya dan mengasihi-Nya.

RENUNGAN
Saat kita MENANGKAP RHEMA dan MELAKUKANNYA, dalam sekejap MUJIZAT AKAN DATANG.

APLIKASI
1. Apa rhema khusus dari Tuhan untuk Anda?
2. Sudahkah Anda memperjuangkan rhema tersebut?
3. Komitmen apa yang Anda ambil supaya mujizat besar melalui rhema Tuhan tersebut bisa terjadi dalam hidup Anda?

DOA UNTUK HARI INI
“Terimakasih Tuhan, Engkau Tuhan yang sangat ajaib dalam hidup kami. Berikan kami iman dan ketaatan atas setiap rhema yang Engkau berikan sehingga mujizat besar-Mu sungguh-sungguh menjadi nyata atas hidup kami. Terimakasih Tuhan. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.