Menerima Rhema Dari Tuhan

ReMAKA: Renungan Malam Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 4:11-22

RHEMA HARI INI
Matius 4:19 Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.

Buuuum! Ledakan api kebangunan rohani terdahsyat telah dimulai. Bersiap-sedialah, baik atau tidak baik waktunya. Percayai, setiap orang yang mencari pasti akan mendapatkan. Setiap orang yang mengetuk, pasti pintu akan dibukakan. Sebab inilah masanya lawatan terdahsyat, inilah momentum Ilahi atas Bangsa Indonesia. Yesaya 60 sedang terus menuju penggenapannya. Kita sudah melihat tanda-tanda ajaib, dimana jiwa-jiwa terus berbondong-bondong datang kepada terang yang terbit atas Indonesia (ayat 3). Arus kegerakan Ilahi besar-besaran terus terjadi. Dibutuhkan banyak sekali pekerja di ladang Tuhan. Mata Tuhan begitu sibuk mencari seseorang yang mau dipakai-Nya menjadi penjala manusia (Matius 4:19). Adakah yang bersedia?

Firman-Nya dalam keluaran 34:10 berkata “Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan Tuhan, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat. Rhema sudah Tuhan berikan atas gereja kita bahwa inilah tahun great revival.. Inilah waktunya, momentum dalam segala aspek hidup kita dimulai. Karena kita sudah menerima rhema yang luarbiasa ini dari Tuhan.

Ingat kisah Petrus yang semalam-malaman menjala ikan, tetapi tidak seekor ikan pun yang Ia peroleh. Hanya ketika ia menerima rhema dari Tuhan jala yang kosong tiba-tiba menjadi penuh dengan ikan-ikan. Dulu menginjil atau menyelamatkan jiwa adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Tetapi hari-hari ini berbalik seratus delapan puluh derajat. Itu semua karena rhema atau momentum dari Tuhan sudah dibukakan atas Bangsa, khususnya gereja kita. Jadi, tangkap momen spesial ini untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terhilang. Jadilah kawan sekerja-Nya yang selalu rindu melihat jiwa-jiwa diselamatkan. Bangkitlah dalam doa puasa sepuluh hari yang diadakan gereja kita, Pondok Daud, dan kegerakan Unlimited Conference yang akan diadakan tanggal sebelas september. Dan terimalah impartasi atau pengurapan untuk selamatkan jiwa, untuk mengalami terobosan besar, dan berbuah lebat bagi Kerajaan-Nya.

RENUNGAN
MOMENTUM dalam hidup kita dimulai saat kita MENERIMA RHEMA dari Tuhan.

APLIKASI
1. Kapan momentum dalam hidup Anda dimulai?
2. Apa keuntungan orang yang menerima rhema dari Tuhan?
3. Sudahkah Anda menerima Rhema dari Tuhan? Jika belum apa yang akan Anda lakukan?

DOA UNTUK HARI INI
“Bapa yang Baik, terima kasih atas momentun yang Engkau kerjakan atas hidup kami. Terus tuntun kami dengan rhema yang daripada-Mu, sehingga kami boleh bergerak dalam poros kegerakan Allah dan berbuah lebat bagi Kerajaan-Mu. Di Dalam Nama Yesus kani berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.