MENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN MENGIKUTI TELADAN ORANG YANG TAKUT AKAN TUHAN

RHEMA HARI INI

Amsal 12:15 Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.

Suatu hari Ahab, Raja Israel, mengajak Yosafat, Raja Yehuda, untuk merebut Ramot Gilead dari tangan negeri Aram. Terhadap ajakan itu Yosafat meminta Ahab untuk mencari petunjuk dari Tuhan terlebih dahulu. Ahab kemudian mengumpulkan kira-kira 400 orang nabi untuk meminta petunjuk Tuhan. Mereka semua mengatakan bahwa Tuhan akan menyerahkan Ramot Gilead kepada Israel. Namun ternyata masih ada seorang nabi lain, Mikha bin Yimla, yang berani menyampaikan pesan Tuhan yang sangat bertolak belakang. Alih-alih mempercayai perkataan 400 nabi, Raja Yosafat lebih mempercayai perkataan Mikha sebagai satu-satunya petunjuk Tuhan yang benar. Sikap Yosafat ini sangat berbeda dibanding sikap Ahab yang lebih percaya kepada 400 nabi. Akhirnya perkataan pun Mikha terbukti, dalam pertempuran dengan Aram, Yosafat bisa selamat sedangkan Raja Ahab tewas.

Selama hidupnya Yosafat dikenal sebagai raja yang hidup mengikuti jejak Daud, bapa leluhurnya. Ia mencari Allah ayahnya dan hidup menurut perintah-perintah Tuhan. Dengan tabah hati ia hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan. Oleh sebab itu Tuhan mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya sehingga ia menjadi kaya dan terhormat.

Dalam menghadapi setiap pergumulan, seringkali kita diperhadapkan pada banyaknya pilihan keputusan. Metode mengambil keputusan dengan cara meneladani nasehat orang yang takut akan Tuhan, adalah metode yang diajarkan Firman Tuhan (Ams 12:15). Itu sebabnya kalau kita mengikutinya, maka kita akan berhasil. Bijaksana atau tidaknya seseorang bisa kita lihat dari hasil pengambilan keputusan yang telah dibuatnya. Orang yang bijak dan takut akan Tuhan, akan selalu beroleh hikmat dan penyertaan Tuhan, sehingga apapun yang ia kerjakan dibuat Tuhan berhasil. Dari orang-orang seperti inilah kita akan mendapatkan nasihat-nasihat yang membangun dan impartasi pengurapan Tuhan, sehingga kita pun akan bisa membuat keputusan bijaksana, yang benar dan sesuai dengan kehendak Tuhan.

RENUNGAN

Mengambil keputusan dengan cara MENGIKUTI NASIHAT orang yang takut akan Tuhan adalah metode yang DIAJARKAN FIRMAN TUHAN.

APLIKASI

1. Nasihat siapakah yang Anda ikuti selama ini dalam mengambil keputusan?
2. Menurut Anda, apakah orang yang Anda ikuti nasihatnya tersebut adalah orang yang takut akan Tuhan? Bagaimana hasil pengambilan keputusan Anda dengan mengikuti nasihatnya?
3. Cobalah untuk berpikir dan mengingat, siapakah diantara orang-orang di sekeliling Anda yang takut akan Tuhan dan bisa Anda mintai nasihat?

DOA UNTUK HARI INI

“Bapa, kami mengucap syukur bahwa Engkau telah menempatkan banyak orang-orang yang takut akan Engkau di sekeliling kami. Kami percaya bahwa sesuai firman-Mu, nasihat dari orang-orang bijaksana ini akan membuat kami dapat mengambil keputusan secara bijaksana dan sesuai dengan kehendak-Mu. Terimakasih Bapa, di dalam nama Tuhan Yesus, kami berdoa. Amin.”

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!