MENGAMPUNI SEPERTI BAPA MENGAMPUNI

BACAAN HARI INI

Kolose 3:5-25

RHEMA HARI INI

Kolose 3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.

Masa kecil Angga dipenuhi dengan kenangan buruk tentang sosok Sang Ayah. Gambaran Ayah yang Angga peroleh, berbeda dengan anak-anak usia sebayanya. Bagi Angga, ayah adalah sosok yang sangat menakutkan sekaligus ia benci. Hingga dewasa Angga menyimpan bayang-bayang buruk perlakuan ayahnya terhadap dirinya. Jika Angga kecil berbuat salah, ayahnya tak segan-segan menghukumnya. Bukan hanya dengan kata-kata tetapi juga tindakan fisik, seperti memukul bahkan menyabet dengan ikat pinggang. Angga kecil meraung kesakitan, tetapi ibunya tidak berani berbuat apa-apa.

Sampai beranjak remaja, ayah Angga masih bersikap otoriter terhadapnya. Angga harus menuruti setiap perkataan ayahnya dan tidak bisa mengekspresikan hobi atau kesukaannya. Sehingga Angga merasa masa kecil dan masa mudanya habis terampas oleh tekanan sang ayah. Bagi Angga, tak ada yang namanya jalinan kasih antara ia dan ayahnya. Setelah Angga tumbuh menjadi pria dewasa dan mengenal Tuhan Yesus, barulah ia menyadari bahwa selama ini ia menyimpan kepahitan hati. Angga pun berkomitmen untuk melepaskan pengampunan untuk ayahnya. Angga ingin mengalami pemulihan batin dan melupakan kenangan buruk terhadap ayahnya.

Mungkin kita juga pernah mengalami hal yang sama atau bahkan lebih buruk dari Angga. Mungkin kita pernah diperlakukan jahat oleh orang tua kita sendiri atau bahkan hidup kita dirusak oleh orang dekat kita sendiri. Ketahuilah, seburuk apapun perlakuan yang pernah kita alami, Tuhan Yesus juga pernah mengalaminya. Tetapi sekalipun disakiti sedemikian rupa, Tuhan Yesus memilih untuk tidak menyimpan luka. Tuhan bahkan meminta Bapa untuk mengampuni mereka yang telah menghina, menyiksa dan bertindak sangat jahat kepada-Nya. Oleh karena itu, sebagai anak-anak Tuhan, sudah sepatutnya kita mengikuti teladan Bapa kita. Meskipun kita disakiti, tetaplah mengampuni. Jangan sampai kita menyimpan luka di hati. Dengan memilih untuk mengampuni, kita justru akan mengalami kelepasan dan pemulihan total dalam hidup kita.(LEW)

RENUNGAN

Sekalipun kita disakiti sedemikian rupa, pilihlah untuk mengampuni SEPERTI BAPA MENGAMPUNI kita dan TIDAK MENYIMPAN LUKA.

APLIKASI

1. Pernahkah Anda disakiti sedemikian rupa sehingga menjadikan hati Anda terluka sampai saat ini?
2. Mengapa Anda perlu melepaskan pengampunan?
3. Kebaikan apa yang Anda terima setelah Anda bisa mengampuni?

DOA UNTUK HARI INI

Tuhan Yesus, kami mau mengampuni mereka yang telah menyakiti kami. Ajari kami Tuhan, untuk bisa mengampuni seperti Engkau telah mengampuni kami. Terimakasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.

Mari bertumbuh dalam Iman bersama Gereja Internet Keluarga Allah!

Ya! Saya Mau Bergabung!