Mengasihi Tuhan, Semua Ditambahkan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Matius 6:19-34

RHEMA HARI INI
Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Sebagai seorang pelajar yang menuntut ilmu di kota lain yang jauh dari kedua orang tuanya, Nanda harus sangat berhati-hati dengan uang saku bulanannya. Setelah diambil untuk sewa kos dan pengeluaran wajib tiap bulan, sisanya untuk uang makan Nanda yang ia ambil sepersepuluhnya sebagai persembahan persepuluhan. Bulan itu di gereja Nanda sedang diajarkan tentang persembahan persepuluhan dan janji iman. Sebetulnya Nanda ingin mempersembahkan sesuatu untuk Tuhan, namun uang sakunya pas-pasan sekali. Nanda merasa tidak ada lagi yang bisa dipersembahkan, semua sudah masuk dalam pos-pos pengeluaran. Beberapa waktu berlalu, hati Nanda terus terusik. Ia kuatir bila ikut janji iman, bisa-bisa kehabisan uang saku sebelum akhir bulan. Tapi di lain sisi, Nanda rindu ingin membalas kebaikan Tuhan, Nanda rindu untuk ikut ambil bagian dalam pekerjaan Tuhan.

Akhirnya setelah berpikir dan bergumul, Nanda memutuskan ia akan menyisihkan uang makan siangnya untuk dipersembahkan. Nanda merasa lega setelah mengambil keputusan, ia tidak keberatan melewatkan makan siangnya. Sebab Nanda ingin menyatakan kasihnya kepada Tuhan. Walaupun Nanda tahu Tuhan sebenarnya tidak butuh dan tidak menginginkan uang sakunya, Nanda hanya ingin menyatakan kasihnya pada Tuhan dan mengutamakan-Nya lebih dari segala sesuatu. Begitu Nanda memulai janji iman, ada saja teman atau kenalan yang mengajaknya pergi makan siang. Tak jarang pula ada yang memberinya oleh-oleh berupa makanan atau kue-kue. Singkatnya kekuatiran Nanda tidak terjadi, sampai akhir bulan Nanda tak berkekurangan soal makan.

Mengasihi dan memuji Tuhan saat keadaan kita sedang berkelimpahan dan diberkati adalah mudah, namun saat keadaan terjepit serba kekurangan akan sulit untuk tetap bersyukur dan mendahulukan Tuhan. Kebanyakan akan memikirkan kepentingannya dahulu sebelum bisa melayani atau memberi persembahan. Perhatian pun akan lebih fokus pada persoalan yang sedang dihadapi. Inilah yang menyebabkan kita merasa letih lesu dan berbeban berat. Sebenarnya ketika fokus kita adalah mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semua malah akan ditambahkan kepada kita. Bila burung-burung di langit saja diberi makan oleh Tuhan, terlebih lagi kita. Tuhan sangat tahu apa yang kita butuhkan, dan Dia tidak akan membiarkan mereka yang mengasihi dan sungguh-sungguh mencari kebenaran kerajaan Allah hidup tanpa pemeliharaan. Perlindungan-Nya sempurna, sukacita, damai sejahtera dan mujizat keuangan besar adalah bonus yang ditambahkan bagi yang mengasihi dan mengutamakan Tuhan lebih dari segalanya. (PF)

RENUNGAN
Ketika kita fokus MENGASIHI TUHAN dan MENCARI DAHULU KERAJAAN-NYA, maka semuanya akan DITAMBAHKAN kepada kita.

APLIKASI
1. Bagaimana wujud mengasihi Tuhan menurut Anda?
2. Mengapa Anda perlu fokus untuk mengasihi dan mencari kerajaan Allah terlebih dahulu?
3. Apa yang Anda alami ketika mendahulukan kepentingan Tuhan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus ampuni kami jika kami seringkali lupa betapa Engkau mengasihi kami. Bahwa Engkau adalah Allah yang setia dan pemelihara kami, hingga kami membiarkan kecemasan, ketakutan dan kegelisahan mencekam kami. Tuhan, tolong kami agar senantiasa pandangan kami tertuju kepada-Mu dan mencari kebenaran-Mu. Kami percaya penyertaan dan pemeliharaan-Mu sempurna atas kami. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.