Mengenal Kuasa Kebangkitan

ReSIKA: Renungan Siang Keluarga Allah

BACAAN HARI INI
Amsal 2: 1-22

RHEMA HARI INI
Amsal 2:4-5 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.

Sudah dua hari panas tubuh Yobel tidak turun. Ibunya semakin khawatir ketika Yobel mulai muntah-muntah. Yobel yang semakin lemas kemudian dibawa ke rumah sakit. Akhirnya dokter menganjurkan agar Yobel mondok. Di rumah sakit, tiap pagi dan malam keluarga Yobel membangun mesbah doa keluarga seperti yang biasa mereka lakukan di rumah. Mereka memohon untuk kesembuhan Yobel dan percaya bahwa Tuhan akan segera menyembuhkan Yobel. Karena indikasi terkena virus dengue, setiap hari Yobel harus dicek darahnya. Puji Tuhan, meskipun sempat turun drastis di hari pertama mondok, namun trombosit dan Hb nya tidak sampai pada posisi kritis, bahkan dari hari ke hari semakin membaik. Pada hari kelima Yobel sudah diizinkan pulang oleh dokter.

Keluarga Yobel memilki kebiasaan untuk membangun mesbah doa. Setiap pagi, begitu bangun tidur, mereka mencari Tuhan. Sebelum tidur mereka pun bersekutu dengan Tuhan. Bagi mereka, persekutuan dengan Tuhan adalah hal yang terutama dan harus sungguh-sungguh dilakukan. Melalui kebiasaan itu, mereka berusaha untuk mengenal Tuhan lebih dalam. Akhirnya mereka pun bisa mengenal Tuhan sebagai pribadi, Penasihat Ajaib, Allah Yang Perkasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai. Mereka yakin dan percaya bahwa sebagai Penasihat Ajaib, Tuhan akan selalu menguatkan dan membuat mujizat. Mereka yakin dan percaya bahwa sebagai Allah Yang Perkasa, Tuhan akan selalu memberi kemenangan atas segala pergumulan dan permasalahan. Mereka yakin dan percaya, bahwa sebagai Bapa Yang Kekal, Tuhan selalu setia dan memberikan perlindungan. Mereka yakin dan percaya, bahwa sebagai Raja Damai, Tuhan akan selalu memberikan sukacita dan damai sejahtera dalam segala hal dan kondisi.

Melalui peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus maka kita semua pun telah dibangkitkan. Inilah saatnya kita menjadi orang-orang kudus yang bangkit di dalam nama Yesus. Semua hal, apakah itu sakit penyakit, kesesakan, kekurangan, kelemahan, keterikatan, kekhawatiran, dan sebagainya, semua yang selama ini membuat kita mati, sudah dipatahkan. Namun, untuk memperoleh kebangkitan itu terlebih dahulu kita harus mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya. Marilah hari ini kita semakin dekat dan intim dengan Tuhan sampai kita mengenal Dia. Marilah kita mengenal pribadi Tuhan sampai dalam sampai kita bisa mengenal kuasaNya yang begitu ajaib. Saat kita sungguh-sungguh mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya, maka kita akan selalu mengalami mujizat kesembuhan ilahi, bahkan kita bisa dipakai Tuhan untuk mengerjakan kesembuhan ilahi.

RENUNGAN
YANG TUHAN MAU dan gereja Tuhan mau adalah supaya pada akhirnya SEMUA JEMAAT sungguh-sungguh BEROLEH KEBANGKITAN!

APLIKASI
1. Bagaimanakah cara Saudara mengenal Yesus sebagai Juru Selamat pribadi yang berkuasa penuh atas hidup Saudara?
2. Periksalah kehidupan Saudara, manakah yang lebih dominan, kehidupan Roh Saudara atau kedagingan Saudara?
3. Apa komitmen yang akan Saudara lakukan agar kehidupan Roh Saudara menjadi lebih dominan?

DOA UNTUK HARI INI
“Tuhan Yesus, kami mohon ampun jika selama ini kami masih dikalahkan oleh kedagingan kami. Saat ini Tuhan, kami percaya bahwa kuasa kebangkitanMu telah membebaskan kami dari semua belenggu kematian kami. Kami percaya bahwa kebangkitanMu telah memerdekakan kami dan membuat kami kembali hidup dalam kuasaMu. Kami percaya bahwa ketika kami hidup dalam kuasaMu maka Engkau sendirilah yang akan bekerja di dalam kami sehingga kami sanggup mengalami kesembuhan dan kemenangan ilahi. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa. Amin.”

Pentingnya senantiasa membangun persekutuan dengan Tuhan terus-menerus.

Kita tahu bahwa tanpa hubungan yang intim dengan Roh Kudus sebenarnya kita ini kosong. Itu sebabnya gereja kita sangat mendorong bahkan menyediakan fasilitas supaya jemaat bisa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan melalui ReKA (Renungan Keluarga Allah) yang dibagikan kepada setiap jemaat setiap pagi.

Tetapi sebenarnya, untuk sebuah pertumbuhan rohani yang sehat, kuat, serta konsisten, kita tidak cukup hanya bersekutu dengan Tuhan 1x di pagi hari saja, melainkan kita harus melakukannya dengan konsisten, setiap saat bersekutu dengan Tuhan.

Secara jasmani saja, kita bisa saja makan 1x dalam 1 hari, tetapi kekuatan tubuh kita tidak akan bisa maksimal jika dibandingkan dengan kalau kita makan 3x sehari. Demikian juga dalam hal minum obat, kebanyakan obat harus diminum 3x sehari supaya tubuh kita yang sakit bisa segera sembuh. Oleh sebab itu bagaimana mungkin kita bisa berpikir bahwa roh kita bisa kuat kalau kita hanya memberi makan roh kita 1x sehari saja? Kita perlu memberi makan manusia roh kita setidaknya 3x sehari, sama seperti kita memberi makan manusia jasmani kita.

Kita bisa melihat Tuhan Yesus, teladan yang sempurna bagi kita semua. Bagaimana IA terus-menerus membangun hubungan yang intim dengan Bapa-Nya. Pagi-pagi benar, ketika hari masih gelap, Tuhan Yesus sudah duduk diam di bawah kaki Tuhan. Siang hari di tengah-tengah kesibukan-Nya melayani orang-orang yang membutuhkan mujizat-Nya, Tuhan Yesus melepaskan diri dari keramaian dan datang kembali kepada Tuhan. Malam hari, ketika kebanyakan orang sudah tidur, Tuhan Yesus menyediakan waktu khusus untuk bersekutu dengan Tuhan.

Begitu juga dengan kehidupan Daud. Dikatakan di dalam Alkitab bahwa 7x dalam sehari Daud memuji-muji Tuhan. Ini artinya Daud memiliki persekutuan yang konsisten dan terus-menerus dengan Tuhan. Demikian juga dengan Daniel. 3x sehari Daniel berlutut, berdoa, serta memuji Allah. Smith Wigglesworth, hamba Tuhan yang dipakai Tuhan membangkitkan banyak orang mati, berkata ia tidak berdoa lebih dari 15 menit, tetapi ia tidak akan melewatkan 15 menit berlalu tanpa berdoa. Tidak heran jika orang-orang besar yang dipakai Tuhan luar biasa itu memiliki kehidupan roh yang kuat, mantap dan penuh kuasa.

Itulah sebabnya mengapa penting sekali bagi kita untuk terus-menerus membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan. Namun, kendala yang terjadi di banyak kehidupan kita sehari-hari adalah seringkali kita lupa bersekutu dengan Tuhan saat kita sudah disibukkan dengan berbagai macam hal yang harus kita kerjakan sepanjang hari itu. Itu sebabnya saat ini ReKA hadir 3x dalam sehari untuk mengingatkan kita supaya senantiasa membangun persekutuan yang intim dengan Tuhan terus-menerus sepanjang hari. Dengan adanya ReKA setiap pagi, siang, dan malam ini, maka kita akan terus didorong membangun persekutuan yang intim, kuat, dan konsisten dengan Tuhan sehingga manusia roh kita semakin lama akan semakin dibangun dan dikuatkan untuk melakukan hal-hal yang besar bagi kemuliaan Tuhan.