Mengenal Tuhan Secara Pribadi

RHEMA HARI INI
Mazmur 28:7 TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya.

Perang Saudara yang terjadi di Ameriklargea Serikat berkecamuk selama 4 tahun. Bala tentara di satu pihak harus mengaku kalah terhadap pihak yang menang. Dan salah seorang tentara muda yang berada dalam pihak yang kalah itu adalah Ben Carrol. Pada suatu hari Minggu pagi, tidak lama setelah Ben Carrol pulang dari medan peperangan, Ben sedang duduk di gereja dalam kebaktian kebangunan rohani yang bertemakan: “Setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal,” diambil dari Yohanes 3:16. Tema kotbah itu sebenarnya sudah sering Ben dengar. Namun entah mengapa, kali ini tentara muda itu sangat memperhatikan tema tersebut. Memang banyak sekali perubahan yang terjadi dalam diri Ben Carroll, akibat perang saudara itu. Dulu ia dapat berjalan dengan tegap, namun kini ia menjadi seorang laki – laki yang pincang. Kemanapun ia pergi, sebuah tongkat selalu menyertainya. Selain itu, perasaan Ben juga dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman pahit selama masa peperangan. Sehingga ketika pengkhotbah menyampaikan Firman tentang hidup yang kekal, Ben merasa sudah tidak bisa percaya lagi akan semuanya itu. Ia ada di kebaktian itu hanya karena memenuhi janjinya kepada ibunya saja. Tanpa terasa kotbahnya sudah selesai. Ben merasa lega karena itu artinya ia bisa segera pulang. Tetapi ternyata pengkhotbahnya memberikan tantangan kepada jemaat, dan salah satu pertanyaan yang sangat menusuk hati Ben adalah, “Saudara – saudara yang telah meninggalkan Yesus, apa yang Saudara peroleh selama meninggalkan Yesus?” Pertanyaan itu membuat hati Ben sangat gelisah. Memang, selama meninggalkan Yesus, Ben merasa belum memperoleh apa-apa. Bahkan kini ia tidak mempunyai harapan bagi masa depannya. Apalagi kakinya kini sudah pincang. Lalu pengkhotbah itu kembali menantang orang-orang yang mau menerima Tuhan Yesus. Saat itu Ben Carroll sungguh-sungguh sedang mengalami peperangan lagi, bukan secara fisik, tetapi ada di dalam hatinya. Tiba-tiba Ben mulai maju ke depan menghampiri pengkotbah yang sedang menyampaikan undangan Tuhan, dan pagi itu juga Ben Carroll mulai mengalami kehidupan yang baru. Tidak ada seorangpun jemaat yang merasa terkejut atas pertobatan Ben Carroll pada hari Minggu pagi itu. Tetapi Ben tahu bahwa ia sudah memenangkan peperangan yang terbesar didalam dirinya, yaitu ketika ia menyerahkan hatinya untuk diperbarui oleh Tuhan. Sejak pertobatannya, Ben Carrol mendirikan sekolah Alkitab, gereja-gereja dan rumah sakit Kristen.

Melalui pergumulan hidup saudara, jangan saudara menjadi pahit hati dan meninggalkan Tuhan, karena itu tidak akan pernah mendatangkan hal yang baik dalam hidup saudara, justru sebaliknya hidup saudara akan makin kacau tanpa penyertaan Tuhan. Dalam pergumulan, ijinkanlah Tuhan memperbarui hati saudara sehingga kita bisa mengalami perjalanan yang lebih dalam lagi dengan Tuhan dan Tuhan akan membawa kita next level dengan berkat baru yang lebih besar lagi.

RENUNGAN
Orang yang KENAL TUHAN SECARA PRIBADI akan mengijinkan Tuhan MEMPERBARUI HATINYA melalui setiap pergumulan yang ia alami.

APLIKASI
1. Sebagai orang yang sudah diselamatkan pernahkah anda meminta Tuhan untuk memperbaharui hati anda?
2. Apa dampak yang anda daptkan ketika anda mengijinkan Tuhan memperbaharui hati anda?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan kami mau belajar untuk mengenal Engkau secara pribadi dalam kehidupan kami karena tanpaMu kami tidak mapu menghadapi setiap tantangan dalam hidup kami. Dan hanya ketika kami mengenal Engkau dengan benar, hidup kami akan semakin diperbaharui dan dikuatkan. Amin.